Augusto Lopez Discusses 'Lopsided Gender Ratio' Challenge With Times Network MD, CEO MK Anand

1757
14
6
28.11.2022
TIMES NOW

TIMES NOW

1191678680
2880000
69036
25.04.2008
IN
Описание видео:

Augusto Lopez-Claros, chair of the Global Governance Forum, in a conversation with Times Network CEO and MD MK Anand at the Times Now Summit 2022, dissected the gender gap in India’s workforce and how it is limiting India’s economic growth. Lopez made the case for women reservation in India’s parliament, claiming it can boost the country’s economic growth manifold. The Times Now Summit 2022 - 'India: Vibrant Democracy. Global Bright Spot' brought together India's best minds on a common platform for stimulating conversations on challenges and growth prospects to outline leadership thoughts for charting future roadmaps. #timesnowsummit2022 #modi #eam Times Now - Times Now News channel examines news with in-depth analysis. We provide much more than the latest news and breaking news of the day. Times Network houses upscale television channels. Times Network takes the lead with its ground-breaking innovation and disruption of a new content category. The Times Network channels, which have a global footprint in 100 countries, inform, entertain, and engage viewers of all ages with fascinating and intriguing content, news, and information. Watch News In-App or on Web: 🤍timesnow.page.link/V9Hh Subscribe to our channel - 🤍bit.ly/SubscribeToTimesNow Check out our website: 🤍🤍timesnownews.com Times Now News App : 🤍bit.ly/3AD5qqN Connect with us on our social media handles: Facebook: 🤍🤍facebook.com/Timesnow Twitter: 🤍twitter.com/timesnow Instagram: 🤍instagram.com/timesnow Subscribe to our other network channels: Times Now Navbharat: 🤍bit.ly/SubscribeToTNNavbharat Zoom: 🤍bit.ly/SubscribeToZoom Mirror Now: 🤍bit.ly/SubscribeToMirrorNow ET Now: 🤍bit.ly/SubscribeToETNow TN+: 🤍bit.ly/SubscribeToTNPlus Follow us on Google News for latest updates Times Now: 🤍bit.ly/3CyrrYg Times Now Navbharat: 🤍bit.ly/3zDaKJo Zoom: 🤍bit.ly/3CEK0dv

Кадры из видео
Augusto Lopez Discusses 'Lopsided Gender Ratio' Challenge With Times Network MD, CEO MK Anand
Augusto Lopez Discusses 'Lopsided Gender Ratio' Challenge With Times Network MD, CEO MK Anand
Augusto Lopez Discusses 'Lopsided Gender Ratio' Challenge With Times Network MD, CEO MK Anand
Augusto Lopez Discusses 'Lopsided Gender Ratio' Challenge With Times Network MD, CEO MK Anand
Тэги из видео
Комментарии пользователей:
Rich
2022-12-01 11:00:42

WARNING...!!!!

Mari kita gunakan mata & telinga kita untuk melihat, membaca & mendengarkan kebenaran itu, supaya akal pikiran kita dapat menguji kebenaran itu. Jangan sampai kita punya mata & punya telinga, tetapi kita buta & tuli akan suatu kebenaran.
Karena semua agama & semua aliran kepercayaan didunia ini sudah pasti mengajarkan kebaikan, maka yang perlu kita uji adalah apakah jalannya itu sudah benar, karena hanya satu jalan & satu pintu menuju kesurga. Seperti yang tertulis didalam Yohanes 10:9 dikatakan: Akulah Pintu, dan didalam Yohanes 14:6 dikatakan: Akulah Jalan.
Maka untuk itulah gunanya kita harus menguji semua ajaran-ajaran kebaikan itu, supaya jangan sampai semua ketaatan kita itu menjadi sia-sia, padahal kita sudah melakukan semua kebaikan itu menurut iman kita masing-masing, tetapi kita tidak berjalan di jalan yang benar untuk menuju pintu yang benar kedalam surga yang telah dijanjikan oleh Tuhan Pencipta itu.
Maka untuk itu perlu kita harus ketahui bahwa yang disebut dengan orang tersesat itu bukanlah hanya orang-orang yang melakukan perbuatan-perbuatan dosa saja, tetapi banyak juga orang-orang didunia ini yang melakukan kebaikan itu tetapi mereka tersesat, karena mereka itu tidak pernah menemukan jalan yang benar dan pintu yang benar untuk bisa masuk kedalam surga yang janjikan oleh Tuhan Pencipta itu.

Perlu kita harus ketahui: Nabi boleh berganti, Rasul boleh berganti, Manusia boleh berganti, Zaman boleh berganti, Hari boleh berganti, Bulan boleh berganti, Tahun boleh berganti, tetapi Allah dan firman-Nya tidak pernah berganti karena Allah dan firman-Nya itu kekal untuk selama-lamanya. Itulah sebabnya firman Tuhan didalam Kitab Perjanjian Lama itu tidak pernah berganti, melainkan digenapi didalam Kitab Perjanjian Baru karena semua nubuatan didalam Kitab Perjanjian Lama itu harus digenapi tanpa menghilangkan firman Tuhan yang tertulis didalam Kitab Perjanjian Lama tersebut menjadi Satu Kitab yaitu Alkitab. Karena firman Tuhan itu diturunkan kepada umat manusia bukan untuk dirangkum dengan cara menghilangkan sebagian firman Tuhan tersebut dan membuat Kitab yang baru. Maka barang siapa yang melakukan hal tersebut, upahnya adalah neraka yang kekal.
Perlu kita harus ketahui bahwa kokohnya suatu bangunan tergantung dari pondasinya, maka barang siapa yang tidak beriman kepada kitab-kitab sebelumnya, otomatis imannya pasti akan berantakan, karena tidak memiliki pondasi yang kokoh. Karena Kitab Perjanjian Lama adalah sebagai pondasinya & Kitab Perjanjian Baru adalah sebagai bangunannya, maka semua orang percaya dan beriman kepada Allah, tinggal didalam bangunan yang sempurna itu karena memiliki pondasi yang kokoh.

Salam Satu Tuhan, Satu Iman, Satu Babtisan, Satu Kebenaran, Satu Kitab, Satu Juru Selamat, Satu Penebus, Satu Jalan, Satu Pintu, Satu Guru, Satu Panutan Iman, Satu Imam Besar, Satu Suami, Satu Istri bukan 2,3,4,5 istri, Satu Surga bukan 2,3,4,5,6,7 surga & Satu Neraka bukan 2,3,4,5,6,7 neraka.
Itulah sebagai bukti Keadilan dan Ketauhidan dari Allah itu, karena Allah itu Esa. Maka semuanya itu sudah pasti merujuk kepada Tauhid atau Tunggal atau Esa atau Satu, itulah sebabnya Allah itu hanya menciptakan satu bumi saja sebagai tempat kehidupan bagi seluruh umat manusia diantara semua planet yang diciptakan-Nya. Begitu juga setiap orang yang mau masuk kedalam surga tidak pernah membutuhkan doa syafaat dari seorang nabi atau rasul, karena hanya satu juru selamat dan penebus dosa manusia yaitu Allah sendiri. Sebab barang siapa yang mengharapkan/membutuhkan doa syafaat dari seorang nabi atau rasul, maka orang itu telah menduakan Allah yang dia sembah dan perbuatan itu adalah perbuatan yang musyrik dihadapan Allah. Karena tanpa orang itu sadari, dia telah beriman kepada Allah yang tidak memiliki kemampuan untuk menyelamatkan dirinya kedalam surga, sehingga dia harus membutuhkan doa syafaat lagi dari seorang nabi atau rasul.

Pertanyaan untuk umat muslim:
1. Kenapa umat muslim tidak mengikuti perintah Allah SWT didalam An Nisa 136 untuk beriman kepada kitab sebelumnya, melainkan malah beriman kepada hadist yang tidak pernah diperintahkan oleh Allah SWT didalam Al'quran..??
2. Kenapa umat muslim tidak memiliki Kitab Taurat, Kitab Zabur dan Kitab Injil, padahal Allah SWT sudah memberikan perintah langsung untuk beriman kepada kitab-kitab tersebut..??
3. Jika kitab-kitab sebelumnya itu sudah diubah-ubah atau dipalsukan, maka dimanakah kitab-kitab yang aslinya, dan kenapa Allah SWT tidak berkata didalam Al'quran: Berimanlah hanya kepada Al'quran saja dan jangan pernah beriman lagi kepada kitab-kitab yang sebelumnya karena kitab-kitab tersebut sudah di ubah-ubah atau sudah dipalsukan..??
Jika hal itu di ucapkan oleh Allah SWT maka sesuailah imannya umat muslim itu yang tidak pernah memiliki kitab-kitab sebelumnya itu.
4. Jika umat muslim mengatakan dan mengakui sudah beriman kepada kitab-kitab sebelumnya, maka apakah kalian umat muslim dapat menunjukkan kitab-kitab tersebut atau cuma hanya pengakuan di mulut saja.?? Karena Al'quran dan hadist-hadist itu bukan kitab-kitab yang terdahulu.
Contoh: Saya mengaku sudah beriman kepada Al'quran, tetapi saya hanya memiliki hadist-hadist saja, sedangkan Al'quran tersebut tidak pernah saya miliki dan bahkan tidak pernah saya baca, dengan alasan didalam hadist-hadist tersebut sudah dirangkum sebagian dari isi Al'quran tersebut. Maka apakah saya itu sudah dapat dikatakan beriman kepada Al'quran tersebut...???

Catatan.
Seandainya saya seorang muslim sejati, maka saya sudah pasti mengikuti perkataan Allah SWT didalam Surah An Nisa 136 tersebut dan akan membeli kitab-kitab sebelumnya itu, karena sudah ada perintah langsung dari Allah SWT untuk beriman kepada kitab-kitab sebelumnya. Sehingga saya dapat membacanya dan menguji kebenarannya, dan saya juga dapat mengetahui apa nubuatan-nubuatan yang tertulis didalam kitab-kitab sebelumnya itu yang telah digenapi didalam Al'quran, dan kenapa kitab-kitab sebelumnya itu tidak pernah disatukan dengan Al'quran menjadi satu kitab.
Itulah gunanya kita disekolahkan oleh orang tua kita sampai perguruan tinggi dan bahkan ada yang menjadi Profesor, supaya kita dapat menguji segala sesuatu itu secara sains dan ilmiah berdasarkan nilai moral dan nilai mamfaatnya bagi kehidupan kita. Sebab beriman kepada suatu kitab itu tidak cukup dengan imani dan percayai saja, tetapi kita harus berani menguji kebenarannya terlebih dahulu.

Perlu kita harus ketahui bahwa kita orang-orang percaya dan beriman tidak pernah memusuhi manusia yang berbeda iman dan berbeda kepercayaa atau yang berbeda agama. Karena musuhnya orang-orang beriman dan percaya itu adalah untuk melawan roh-roh jahat yang ada di udara ( iblis, setan dan jin ), bukan untuk melawan daging dan darah. Itulah sebabnya umat kristen itu tidak pernah memiliki musuh, apalagi untuk memusuhi agama atau keyakinan orang lain, karena kita semua bersaudara didalam kasih Tuhan. Semuanya itu telah Allah buktikan pada saat Allah turun kedunia dalam rupa manusia yaitu Tuhan Yesus tidak pernah memusuhi siapapun, melainkan mengasihi dan mengampuni kesalahan orang lain. Sedangkan umat manusia banyak yang memusuhi dan membenci Allah yaitu Tuhan Yesus, karena kebodohan mereka yang telah bersekutu dan mau dikuasai oleh roh-roh kegelapan yang ada didunia ini.
• Efesus W1G09Vxh0P0&t=6m11s 6:11 -12 dikatakan: Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;
karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.

Maka perlu kita harus ketahui bahwa:
1. Tuhan tidak pernah memiliki musuh.
2. Malaikat itu punya musuh yaitu iblis, setan dan jin.
3. Iblis, setan dan jin itu punya musuh yaitu Tuhan dan malaikat-malaikat-Nya, sedangkan manusia itu bukan musuhnya, karena iblis, setan dan jin itu berusaha untuk menggoda manusia itu untuk menjadi sekutunya mereka.
4. Manusia itu punya musuh yaitu iblis, setan dan jin, karena iblis, setan dan jin tersebut berusaha untuk menyesatkan manusia supaya masuk kedalam neraka. Tetapi ada juga manusia didunia ini yang mencoba memusuhi Tuhan dengan mengatakan bahwa Tuhan itu tidak pernah ada, itulah orang-orang ateis.

Dari semua penjelasan diatas, maka kita semua umat manusia didunia ini yang berbeda agama atau kepercayaan, berbeda suku dan ras, berbeda bangsa dan warna kulitnya, marilah kita bersatu dan saling tolong menolong, saling menghormati dan menghargai, saling mengasihi dan mengampuni, karena kita semua bersaudara dan musuh kita semua adalah iblis, setan dan jin.


SALAM SADAR & SALAM AKAL SEHAT & SALAM KEBENARAN SAUDARAKU.🙏

Rich
2022-12-01 11:00:35

NUBUATAN BAGI BANGSA YANG BUTA AKAN KEBENARAN FIRMAN TUHAN.

Yesaya W1G09Vxh0P0&t=29m11s 29:11 -13 dikatakan: Maka bagimu penglihatan dari semuanya itu seperti isi sebuah kitab yang termeterai, apabila itu diberikan kepada orang yang tahu membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat, sebab kitab itu termeterai";
dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat membaca."
Dan Tuhan telah berfirman: "Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan.
》Banyak manusia didunia ini yang tidak bisa memahami kebenaran dari firman Tuhan didalam Alkitab, sekalipun Alkitab tersebut diberikan kepada orang-orang yang tahu membaca, tetapi orang-orang itu akan akan menjawabnya " aku tidak dapat membacanya dan tidak dapat memahaminya, karena Alkitab itu termaterai". Artinya banyak orang didunia ini yang sudah membaca Alkitab tersebut, tetapi orang itu tidak dapat memahami akan kebenaran dari firman Tuhan tersebut, karena mereka hanya mengandalkan pikiran mereka sendiri tanpa ada tuntunan dari Allah melalui Roh Kudus. Apa lagi jika Alkitab itu diberikan kepada orang-orang yang tidak tahu membaca, maka sudah pastilah orang itu akan mengatakan "aku tidak dapat membacanya, apalagi untuk memahami kebenarannya", karena orang itu tidak beriman dan tidak percaya kepada Tuhan Yesus.
Maka seperti itulah ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi sebelum Allah turun kedunia dalam rupa manusia yaitu Tuhan Yesus. Banyak diantara mereka yang tahu membaca Kitab Perjanjian Lama, tetapi mereka itu tidak dapat memahami kebenaran dari firman Tuhan itu dengan benar, dan ada juga diantara mereka yang dapat membaca dan memahaminya, tetapi mereka tidak melakukan firman Tuhan itu didalam kehidupan mereka sesuai dengan kebenaran firman Tuhan tersebut. Begitu juga setelah Allah turun kedunia dalam rupa manusia yaitu Tuhan Yesus yang melakukan banyak mujizat sebagai tanda-tanda keilahian pada diri-Nya Yesus, yang mengajarkan dan mempraktekkan firman Tuhan itu secara langsung kepada mereka. Tetapi ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi pada saat itu tetap mengeraskan hati mereka, dengan menolak dan tidak mau percaya akan semua kebenaran yang disampaikan oleh Tuhan Yesus tersebut. Itulah sebabnya Tuhan Yesus berkata didalam Matius 23:2-3 dikatakan: "Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa.
Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya. Artinya ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi pada zaman itu suka duduk ditempat-tempat terhormat seperti didalam suatu perjamuan dan duduk ditempat yang paling terdepan dalam rumah-rumah ibadah, dan mereka juga suka menerima penghormatan di segala tempat dan suka dipanggil Rabi atau guru. Maka Tuhan Yesus berkata kepada orang Yahudi pada saat itu, supaya mereka menuruti dan melakukan segala sesuatu yang baik sesuai dengan kebenaran firman Tuhan yang diajarkan oleh mereka, tetapi jangan mengikuti perbuatan-perbuatan mereka yang tidak sesuai dengan firman Tuhan, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.

Itulah sebabnya Allah berfirman didalam Yesaya W1G09Vxh0P0&t=29m13s 29:13 bahwa ada bangsa yang datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan. Artinya adalah ada bangsa yang tidak mau menerima kebenaran firman Tuhan, karena mereka itu tidak dapat memahami kebenaran dari firman Tuhan tersebut. Sehingga mereka menolak dan membuang kebenaran firman Tuhan itu ( Alkitab ), lalu membuat suatu kitab yang baru sebagai tuntunan hidup mereka. Maka dengan kitab yang baru itulah mereka melaksanakan ibadahnya dengan hafalan-hafalan untuk memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, karena ibadahnya itu kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan saja.
Maka itulah sebabnya Allah memberikan peringatan keras kepada orang-orang yang dapat mendengar dengan telinganya tetapi tuli akan suara kebenaran, dan kepada orang-orang yang dapat melihat dengan matanya tetapi buta akan kebenaran, dan semuanya itu sudah dinubuatakan didalam Yesaya W1G09Vxh0P0&t=42m18s 42:18 -20 dikatakan: Dengarkanlah, hai orang-orang tuli pandanglah dan lihatlah, hai orang-orang buta!
Siapakah yang buta selain dari hamba-Ku, dan yang tuli seperti utusan yang Kusuruh? Siapakah yang buta seperti suruhan-Ku dan yang tuli seperti hamba TUHAN?
Engkau melihat banyak, tetapi tidak memperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar.
》Makna ayat tersebut adalah: Bukan untuk menyatakan bahwa hamba Allah yang diutus itu tuli dan buta, melainkan untuk menyatakan bahwa banyak manusia didunia ini yang menolak hamba Allah tersebut yang di utus oleh Allah kepada umat manusia untuk menyampaikan kebenaran firman Tuhan itu kepada mereka. Tetapi karena hati mereka itu buta dan tuli akan semua kebenaran firman Tuhan itu, maka mereka tetap menolak karena kesesatan mereka. Padahal mereka sudah melihat dan mengetahui bahwa banyak mujizat dan kebenaran yang dilakukan oleh hamba Allah tersebut, tetapi mereka tidak memperhatikan akan kebenaran itu dengan benar, dan mereka juga telah memasang telinga mereka tetapi mereka tetap tidak mau mendengar dan menerima akan semua kebenaran itu. Maka itulah sebabnya mereka menolak kebenaran firman Tuhan (Alkitab) tersebut dan membuat kitab yang baru sebagai pedoman iman mereka, yang membawa mereka masuk kedalam kesesatan yang kekal.
Perlu kita harus ketahui bahwa hamba Allah yang disebut didalam Yesaya W1G09Vxh0P0&t=42m18s 42:18 -20 tersebut adalah nubuatan kepada Yesus Kristus yaitu Allah yang turun kedunia dalam rupa manusia, dan untuk lebih jelasnya lagi maka silahkan dibaca mulai dari Yesaya 42:1-25 & Yesaya 43:1-21.

Maka untuk itu waspadalah terhadap kitab-kitab yang tidak berasal dari Allah, karena satu-satunya firman Tuhan yang benar adalah Alkitab. Itulah sebabnya Tuhan Yesus berkata didalam Matius 7:15 dikatakan: "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Dan dipertegas lagi didalam Matius 24:11 dikatakan: Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.
Maka untuk itu waspadalah saudaraku, apalagi jika ada ajaran yang mempercayai adanya jin-jin yang baik dan boleh menjadikan jin-jin itu sebagai penolong atau khodam bagi dirinya. Karena sudah sangat jelas bahwa ajaran tersebut adalah ajaran sesat, sebab Allah tidak pernah berfirman didalam Alkitab bahwa ada setan dan jin yang baik didunia ini. Sebab jika kita sampai bersekutu dengan setan-setan dan jin-jin tersebut, maka Allah dan malaikat-Nya tidak akan pernah mau hadir di dalam hidup kita.
Jadi alam ini adalah saksi dan bukti kebenaran dari firman Tuhan yang tertulis didalam 2 Petrus 2:4 dikatakan: Sebab jikalau Allah tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian menyerahkannya ke dalam gua-gua yang gelap untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman.
Itulah sebabnya mulai zaman dulu sampai sekarang banyak orang-orang yang suka bertapa didalam gua-gua untuk mencari ilmu hitam, karena didalam gua-gua itulah malaikat-malaikat yang berbuat dosa ( setan-setan atau jin-jin ) ditempatkan atau disimpan sampai akhir zaman tiba.
Maka itulah sebabnya didalam Kitab Perjanjian Lama dijelaskan bahwa pada saat Elia masuk kedalam sebuah gua di gunung Horeb untuk bermalam disitu, firman Tuhan datang kepadanya untuk menyuruh Elia keluar dari dalam gua itu, supaya Elia tidak sampai kerasukan dan tertipu dengan setan-setan atau jin-jin yang ada didalam gua itu. Karena gua-gua kegelapan itu bukan tempatnya bagi anak-anak Tuhan, melainkan tempatnya bagi setan-setan / jin-jin (malaikat-malaikat yang berbuat dosa). Itulah sebabnya Elia langsung keluar dari dalam gua itu setelah di peringatkan oleh Tuhan.
• 1 Raja-raja 19:9 dikatakan: Di sana masuklah ia ke dalam sebuah gua dan bermalam di situ. Maka firman TUHAN datang kepadanya, demikian: "Apakah kerjamu di sini, hai Elia?"
• 1 Raja-raja W1G09Vxh0P0&t=19m13s 19:13 -15 dikatakan: Segera sesudah Elia mendengarnya, ia menyelubungi mukanya dengan jubahnya, lalu pergi ke luar dan berdiri di pintu gua itu. Maka datanglah suara kepadanya yang berbunyi: "Apakah kerjamu di sini, hai Elia?"
Jawabnya: "Aku bekerja segiat-giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup, dan mereka ingin mencabut nyawaku."
Firman TUHAN kepadanya: "Pergilah, kembalilah ke jalanmu, melalui padang gurun ke Damsyik, dan setelah engkau sampai, engkau harus mengurapi Hazael menjadi raja atas Aram.

CATATAN.
Perlu kita harus ketahui bahwa Allah yaitu Tuhan Yesus tidak pernah berfirman kepada umat manusia untuk menghafalkan firman-Nya, karena firman-Nya itu disampaikan kepada umat manusia bukan untuk dihafalkan, melainkan untuk kita pahami dan untuk kita lakukan didalam kehidupan kita sehari-hari selama kita hidup dibumi sampai kita masuk kedalam surga. Maka untuk itu marilah kita menjadi pelaku firman Tuhan ( Yakobus W1G09Vxh0P0&t=1m20s 1:20 -23 ), bukan penghafal firman Tuhan, dan Allah itu sama sekali tidak pernah mengutus seseorang untuk menyampaikan firman-Nya yang tidak bisa membaca tulis kepada umat manusia. Karena orang yang bisa membaca tulis saja banyak yang tidak bisa memahami kebenaran dari firman Tuhan itu, apalagi orang yang tidak bisa membaca tulis, maka sudah pastilah orang itu tidak akan pernah bisa memahami kebenaran dari firman Tuhan itu.

Salam sadar & salam waras & salam akal sehat.🙏🙏🙏

Rich
2022-12-01 11:00:30

PERTANYAAN BAGI UMAT MUSLIM BERDASARKAN AYAT-AYAT AL'QURAN.

Perkataan Allah SWT didalam Qs.7 ayat 16 adalah pengakuan iblis dihadapan Allah SWT bahwa yang menyesatkan iblis itu adalah Allah SWT, lalu didalam Qs.7 ayat 18 iblis di usir dari surga, sedangkan didalam Qs.7 ayat 19 Adam & Hawa disuruh tinggal didalam surga. Tetapi didalam Qs.7 ayat 20 Adam & Hawa jatuh kedalam dosa karena bujuk rayunya iblis, maka timbul beberapa pertanyaan:
1▪︎ Bagaimana caranya iblis itu dapat menyesatkan Adam & Hawa didalam surga, karena iblis itu sudah di usir dari surga.
2▪︎ Apakah iblis itu bisa masuk lagi kedalam surga setelah Allah SWT mengusirnya dari surga..???
3▪︎ Apakah Allah SWT yang menyesatkan Adam & Hawa itu didalam surga, seperti Allah SWT menyesatkan iblis tersebut, karena iblis itu sudah tidak ada didalam surga..???
4▪︎ Kenapa Allah SWT tidak menyangkal pengakuan iblis tersebut..???, dengan mengatakan bahwa yang menyesatkan iblis itu adalah iblis itu sendiri yang tidak mau taat kepada Allah SWT.

Jadi karena Allah SWT itu tidak menyangkal sama sekali pengakuan iblis tersebut, maka berdasarkan Qs.7 ayat 16 tersebut, Allah SWT itu telah mengakui bahwa Allah SWT lah yang menyesatkan iblis tersebut. Sebab didalam Qs.16 ayat 93 dan Qs.14 ayat 4 dikatakan bahwa Allah SWT menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Maka berdasarkan Qs.16 ayat 93 dan Qs.14 ayat 4 tersebut, Allah SWT itu adalah Tuhan penyesat bagi sebahagian orang didunia ini. Maka iblis itu tidak salah mengatakan bahwa Allah SWT lah yang menyesatkannya, begitu juga dengan Adam & Hawa tidak menutup kemungkinan Allah SWT yang menyesatkan mereka didalam surga, karena iblis sudah di usir dan tidak ada lagi didalam surga.
Jadi berdasarkan Qs.16 ayat 93 dan Qs.14 ayat 4 tersebut, akan timbul beberapa pertanyaan:
1▪︎ Kenapa umat muslim marah kepada anaknya jika anaknya itu murtad menjadi pengikut Tuhan Yesus..??, karena Allah SWT lah yang telah menyesatkannya.
2▪︎ Kenapa umat muslim marah jika ada keluarganya yang murtad menjadi pengikut agama lain..??, karena Allah SWT lah yang telah menyesatkannya.
3▪︎ Kenapa umat muslim mau mengislamkan orang lain dengan cara berdakwah...??, karena Allah SWT lah yang memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendakinya, bukan dakwahnya umat muslim yang memberikan petunjuk kepada manusia.
4▪︎ Kenapa umat muslim suka melarang umat kristen jika melakukan ibadah dan melarang pembangunan rumah ibadah gereja di Indonesia ini seperti di Cilegon Banten..???, karena Allah SWT telah mengakui bahwa ada agama lain selain agama islam, tertulis didalam Qs.109 ayat 6 dikatakan: untukmu agamamu dan untukku agamaku. Artinya: Allah SWT mengakui adanya Tuhan Pencipta yang lain diluar dirinya yaitu Allah pencipta yang pernah turun kedunia dalam rupa manusia yang disebut dengan nama Tuhan Yesus, maka itulah sebabnya Allah SWT itu mengakui agama yang lain diluar agama islam.
5▪︎ Kenapa ada tokoh-tokoh ulama dan umat muslim ingin berusaha untuk menjadikan Indonesia ini yang menganut berbagai macam agama menjadi negara Khilafah syariat islam, sedangkan Allah SWT saja yang katanya didalam Qs.16 ayat 93 tersebut dapat menjadikan umat manusia menjadi satu umat saja didunia ini, tetapi Allah SWT itu tidak mau melakukannya, melainkan Allah SWT menyesatkan siapa yang Dia kehendaki. Masa kalian mau melangkahi perkataan Allah SWT tersebut, maka dengan itu semoga semua tokoh-tokoh ulama dan umat muslim yang ingin menjadikan Indonesia ini menjadi Negara Khilafah supaya cepat sadar dan mau bertobat dengan membaca ayat tersebut, sehingga tidak melampaui kekuasaan Allah SWT tersebut, karena yang mengatakan itu adalah Allah SWT sendiri yang kalian sembah. Maka hargailah kerukunan umat beragama yang ada di Indonesia ini sesuai dengan perkataan Allah SWT yang kalian sembah itu didalam Qs.109 ayat 6 yaitu: untukmu agamamu dan untukku agamaku.

Saya juga semakin penasaran dan curiga, kenapa Allah SWT memberikan tantangan kepada umat manusia didalam Qs.17 ayat 88 bahwa tidak ada manusia didunia ini yang mampu membuat suatu kitab seperti Al'quran, sekalipun manusia itu bersama-sama dengan jin-jin untuk membuatnya.
Maka berdasarkan Qs.17 ayat 88 tersebut, akan menimbulkan beberapa pandangan yang negatif kepada Allah SWT, seperti:
1▪︎ Jika Allah SWT itu adalah Tuhan yang benar, maka kenapa Allah SWT memberikan tantangan kepada umat manusia untuk membuat suatu kitab yang sama seperti Al'quran, karena jika sampai ada manusia yang mengikuti perkataan Allah SWT tersebut, maka Allah SWT telah menyesatkan manusia itu.
2▪︎ Jika Allah SWT adalah Tuhan yang benar, maka kenapa Allah SWT tersebut tidak yakin dengan semua perkataannya yang diturunkan kepada Muhammad itu, sehingga harus memberikan tantangan seperti itu kepada umat manusia..???
3▪︎ Pada saat Allah SWT memberikan tantangan seperti itu, maka secara tidak langsung Allah SWT tersebut telah mengajarkan kesesatan kepada umat manusia. Karena barang siapa yang mencoba membuat suatu kitab atas keinginannya sendiri, maka orang itu sudah pasti tersesat dan bahkan bisa menyesatkan orang lain juga.
4▪︎ Tantangan yang diberikan Allah SWT tersebut bukan untuk memperkuat Al'quran, melainkan untuk melemahkan Al'quran. Tetapi jika Allah SWT tersebut berkata bahwa tidak ada kitab lain yang benar didunia ini kecuali Al'quran, maka perkataan tersebut akan memperkuat Al'quran itu dan akan lebih menyakinkan umat manusia untuk mengimani dan mempercayainya.
5▪︎ Kenapa umat muslim tidak mengimani dan tidak memiliki kitab-kitab yang terdahu, karena didalam Qs.4 ayat 136 Allah SWT meminta kalian untuk beriman kepada kitab-kitab yang diturunkan sebelum Al'quran yaitu kitab Taurat, Zabur dan Injil. Karena barang siapa dari umat muslim yang ingkar dan tidak mau mengimaninya, maka orang itu telah tersesat sangat jauh. Terbukti sampai sekarang tidak ada satu orangpun umat muslim yang mengimani dan memiliki kitab Taurat, Zabur dan Injil tersebut, maka berdasarkan Qs.4 ayat 136 semua umat muslim telah tersesat sangat jauh.
Jadi berdasarkan semua perkataan Allah SWT didalam Al'quran itu, banyak perkataannya yang kotradiksi, disatu sisi disuruh untuk mengimani kitab-kitab yang terdahulu dan disatu sisi dikatakan bahwa kitab-kitab yang terdahulu itu sudah di ubah-ubah ( Qs.2 ayat 79 dan Qs.5 ayat 13 ). Maka kenapa Allah SWT itu tidak pernah berkata didalam Al'quran, bahwa semua kitab-kitab yang terdahulu itu JANGAN DI IMANI LAGI karena sudah di ubah-ubah atau sudah dipalsukan, dan cukup imani Al'quran saja. Sebab jika Allah SWT berkata seperti itu barulah ada kepastian bagi umat muslim, bahwa Al'quran itulah satu-satunya kitab yang benar bagi umat muslim.
Tetapi kenapa didalam pembukaan setiap surahnya didalam Al'quran, Allah SWT menurunkan ayat-ayat yang tidak bisa dipahami, dimengerti, diartikan, ditafsirkan dan dimaknai secara pasti oleh umat muslim, seperti didalam Qs.2 ayat 1, Qs.3 ayat 1, Qs.7 ayat 1, Qs.12 ayat 1, Qs.13 ayat 1, Qs.14 ayat 1, Qs.15 ayat 1, Qs.19 ayat 1, dan seterusnya.
Maka untuk apakah ayat-ayat tersebut diturunkan kepada umat muslim, jika hanya Allah SWT yang dapat mengetahui makna dari huruf-huruf tersebut...???
Apakah gunanya dan mamfaatnya bagi umat muslim membaca dan menghafalkan ayat-ayat tersebut jika tidak mengetahui makna dan tujuannya..???
Apakah mungkin ada Tuhan pencipta menurunkan firmannya yang tidak bisa dipahami, dimengerti dan dimaknai oleh manusia..???

Bagaimana pendapat saudara dan mohon berikan penjelasannya saudaraku, karena saya bertanya sesuai dengan data-data yang valid didalam Al'quran.🙏

CATATAN.
Orang yang beragama banyak yang bersekutu dengan jin-jin yang dianggap baik dan memberikan mamfaat bagi dirinya. Sedangkan orang yang bertuhan tidak pernah mau bersekutu dengan jin-jin, karena orang bertuhan itu hanya mau bersekutu dengan Tuhan dan malaikat-Nya. Sebab Tuhan dan malaikat-Nya itu tidak akan pernah mau hadir didalam diri orang yang suka bersekutu dengan jin-jin didalam dirinya, karena iblis, setan dan jin tersebut bukan bagian dari surga.
Maka perlu kita harus ketahui bahwa agama itu bukanlah juru selamat dan bukan pula penebus dosa manusia, karena hanya Tuhanlah sebagai juru selamat dan sebagai penebus dosa bagi umat manusia. Karena kata agama itu digunakan oleh umat manusia untuk membedakan keyakinannya dengan keyakinan yang lain. Maka Alkitab itu bukanlah agama, karena Alkitab itu adalah kabar baik yang berisi firman Tuhan sebagai petunjuk bagi umat manusia untuk dapat mengenal Tuhan Penciptanya dan sebagai petunjuk jalan kebenaran dan keselamatan yang lurus bagi umat manusia selama hidup dibumi sampai masuk kedalam surga. Itulah sebabnya saya itu tidak pernah mau disebut sebagai orang yang beragama, karena saya adalah orang yang bertuhan yaitu orang yang menyembah Tuhan Sang pencipta langit, bumi dan segala isinya. Karena agama itu dapat menimbulkan perselisihan diantara orang-orang yang berlainan agamanya, sedangkan Tuhan tidak pernah menimbulkan perselisihan diantara orang-orang yang bertuhan, karena Tuhan itu esa.

Salam Satu Tuhan, Satu Iman, Satu Kebenaran, Satu Kitab, Satu Juru Selamat, Satu Penebus, Satu Babtisan, Satu Jalan, Satu Pintu, Satu Guru, Satu Panutan Iman, Satu Imam Besar, Satu Suami, Satu Istri bukan 2,3,4,5 istri, Satu Surga bukan 2,3,4,5,6,7 surga & Satu Neraka bukan 2,3,4,5,6,7 neraka.
Itulah sebagai bukti Keadilan dan Ketauhidan dari Allah itu, karena Allah itu Esa. Maka semuanya itu sudah pasti merujuk kepada Tauhid atau Tunggal atau Esa atau Satu, karena Allah itu sudah membuktikan dengan menciptakan bumi ini hanya satu untuk semua umat manusia.

Salam sadar & salam akal sehat & salam damai saudaraku.🙏🙏🙏

Rich
2022-12-01 11:00:17

ALLAH TURUN KEDUNIA & MENAMPAKKAN DIRINYA & MENGGENAPI SEMUA FIRMANNYA DENGAN CARA BERTEOFANI, BUKAN DENGAN CARA BERINKARNASI.

▪︎ Lukas W1G09Vxh0P0&t=2m11s 2:11 -12 dikatakan: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.
Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan."
》Penggenapan nubuatan yang tertulis didalam firman Tuhan kitab Perjanjian Lama yaitu akan turun-Nya Allah kedunia dalam rupa manusia yang disebut dengan nama Yesus melalui rahim seorang wanita perawan yang suci yaitu Maria, dan nubuatan itu telah digenapi oleh Allah itu sendiri.
Ada banyak perkataan Yesus didalam firman Tuhan yang membuktikan dan menjelaskan bahwa Allah ada didalam dirinya Yesus sebagai Roh-Nya Yesus, maka itulah sebabnya Yesus dikatakan Tuhan, seperti yang tertulis didalam: Yohanes 14:6-7 dikatakan; "Sekiranya kamu mengenal Aku ( Yesus ), pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku ( Allah ). Sekarang ini kamu mengenal Dia ( Allah ) dan kamu telah melihat Dia ( Allah )." Padahal secara wujud nyata, manusia tidak pernah melihat Allah secara langsung, karena Allah adalah Roh yaitu Roh-Nya Yesus, maka yang dapat dilihat sebagai Allah adalah wujud rupanya Yesus, karena Yesus sebagai gambar rupa Allah yang tidak terlihat itu ( Kolose W1G09Vxh0P0&t=1m15s 1:15 -16 ).

▪︎ Yohanes 1:18 dikatakan: Tidak seorang pun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.
》Artinya: Tidak ada satu orangpun didunia ini yang melihat wujud asli-Nya Allah, karena Allah adalah Roh. Maka yang menyatakan bahwa Allah itu benar ada-Nya dan bukan hanya asumsi saja atau bukan hanya nama saja adalah firman-Nya yang diwujudkan menjadi manusia yaitu Anak Tunggal Allah yang disebut dengan Yesus Kristus, karena Yesus Kristus adalah sebagai gambar rupa Allah yang bisa dilihat oleh mata manusia dan Allah sebagai Roh-Nya, itulah yang disebut dengan TEOFANI.
Teofani adalah suatu istilah dalam ilmu teologi, yang berasal dari bahasa Yunani: τεοφάνια - THEOPHANIA, berasal dari dua kata, kata benda θεός - THEOS (Allah) dan kata kerja φανερόω - PHANEROÔ yang artinya menampakkan, mewujudkan (diri). Maka, THEOPHANIA adalah penampakan Allah / appearance of God / a manifestation of God to the world.

Istilah 'teofani' adalah penampakan Allah dalam bentuk yang kelihatan, berbeda dengan inkarnasi. Karena dalam inkarnasi itu terdapat kesatuan yang tetap antara kemanusiaan dan keilahian, karena berinkarnasi itu adalah berubahnya wujud aslinya menjadi wujud lain. Sedangkan pada saat Allah itu berteofani dengan firman-Nya, wujud asli-Nya Allah itu tidak pernah berubah menjadi wujud lain, maka tidak ada kesatuan yang tetap antara kemanusiaan dan keilahian pada dirinya Yesus, artinya sisi keilahian dan sisi kemanusiaan pada dirinya Yesus itu dapat dibedakan, karena tubuh kemanusiaannya Yesus itu tidak kekal yaitu firman yang diwujudkan menjadi manusia, sedangkan Allah yang adalah Roh-Nya Yesus itu kekal dan firman-Nya itu tetap utuh melekat pada diri Allah itu sendiri. Hal tersebut terbukti pada saat Allah yang adalah Roh-Nya Yesus itu keluar dari tubuhnya Yesus selama tiga hari kedalam alam maut, untuk menggenapi perkataan-Nya yang tertulis didalam Yohanes 5:28 dikatakan: "Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya".
Maka itulah sebabnya Allah yaitu Roh-Nya Yesus masuk ke alam maut untuk memberitakan Injil kepada roh-roh yang didalam penjara yaitu untuk menyelamatkan orang-orang kudus tersebut atau memasukkan roh orang-orang kudus tersebut dari alam maut kedalam surga (Matius 27:50-53), karena pintu surga yang sudah tertutup akibat dosa perbuatan Adam pada waktu memakan buah larangan itu, telah terbuka bagi orang-orang kudus oleh darahnya Yesus yang tertumpah diatas kayu salib.

Maka dapat kita simpulkan bahwa Allah itu tidak pernah berinkarnasi menjadi manusia, karena didalam dirinya Yesus selama hidup dibumi tidak ada kesatuan yang tetap antara kemanusiaan dan keilahian. Maka makna dari "tidak ada kesatuan yang tetap" disitu merujuk kepada tubuhnya Yesus bukanlah keilahian dari Allah itu, karena keilahian Allah itu berada pada Roh-Nya Yesus, karena Allah itu adalah Roh seperti yang tertulis didalam Yohanes 4:24. Tetapi perlu kita harus ketahui bahwa tubunya Yesus yaitu firman yang diwujudkan menjadi manusia itu adalah satu dengan Allah yang adalah Roh-Nya Yesus itu sendiri. Maka makna "SATU" disitu untuk menyatakan bahwa Yesus adalah sebagai gambar rupa Allah yang dapat dilihat oleh mata manusia, karena Allah yang menjadi Roh-Nya Yesus itu tidak pernah dapat dilihat wujud asli-Nya oleh mata manusia, itulah sebabnya Yesus berkata didalam Yohanes 10:30 dikatakan: Aku dan Bapa adalah satu.
Jadi pada saat Allah menampakkan diri-Nya kepada manusia, maka Allah itu tidak pernah berubah dari wujud asli-Nya atau berinkarnasi menjadi manusia, karena firman-Nya itulah yang berteofani dan Allah diam didalam-Nya, sehingga Allah itu dapat terlihat oleh mata manusia. Tetapi pada saat Allah yaitu Tuhan Yesus turun kedunia untuk kedua kalinya pada saat akhir zaman tiba, Tuhan Yesus akan turun kedunia dengan tubuh kemualian-Nya, maka saat itulah ADA KESATUAN YANG TETAP antara tubuh kemuliaan dan keilahian. Karena tubuh kemuliaan Tuhan Yesus tidak akan pernah berubah lagi dan Allah tidak akan pernah lagi berteofani dengan firman-Nya sampai selama-lamanya. Artinya wujud rupa Allah yang dapat kita dilihat sampai selama-lamanya didalam surga itu adalah wujud rupa dari Tuhan Yesus dengan tubuh kemuliaan-Nya, karena Tuhan Yesus adalah Allah itu sendiri.
Itulah sebabnya didalam Wahyu W1G09Vxh0P0&t=21m22s 21:22 -23 dikatakan; Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu.
Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya.
》Artinya: bahwa Allah yang dapat kita lihat dalam wujud rupa manusia yaitu Tuhan Yesus itu adalah Bait Sucinya orang-orang kudus yang hidup didalam sorga, itulah sebabnya dikatakan; demikian juga Anak Domba itu adalah Bait Suci, karena Anak Domba yaitu Tuhan Yesus yang dapat dilihat oleh mata manusia itu adalah sebagai gambar rupa Allah itu sendiri atau wujud dari Allah yang tidak terlihat itu.
Dan sorga itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya, artinya didalam surga itu tidak ada lagi matahari dan bulan, karena Allah adalah sumber terang dan Anak Domba adalah wujud yang terlihat dari sumber terang itu, karena Anak Domba adalah wujud dari Allah yang dapat dilihat oleh mata manusia sebagai gambar rupa Allah itu sendiri.
Contoh:
Jika sebuah bola lampu yang menerangi suatu ruangan, maka energi listrik yang ada pada bola lampu tersebut tidak pernah dapat dilihat oleh mata manusia, itulah yang digambarkan sebagai Allah yang tidak pernah dapat dilihat itu. Sedangkan bola lampu yang menyala dan yang dapat dilihat itu adalah wujud dari energi listrik yang dapat dilihat oleh mata manusia, itulah yang digambarkan sebagai Anak Domba yang dapat dilihat oleh mata manusia sebagai gambar rupa Allah itu sendiri. Jadi energi listrik dan bola lampu itu adalah satu, sama seperti Allah dan Anak Domba itu adalah satu.
Maka genaplah firman Tuhan yang tertulis didalam Wahyu 22:5 yang mengatakan bahwa malam hari tidak ada lagi didalam sorga, sebab Tuhan Allah akan meneranginya sampai selama-lamanya. Maka sudah sangat jelas dan pasti bahwa Tuhan Allah disitu merujuk kepada Tuhan Yesus yaitu Yang Awal dan Yang Akhir atau Alfa dan Omega.

• 1 Yohanes 5:20. Didalam Anak-Nya Yesus Kristus, Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.
Artinya; Didalam diri-Nya Yesus yaitu Roh-Nya Yesus adalah Allah yang benar, yang memberikan hidup yang kekal disurga bagi orang-orang percaya.
• Yohanes 14:10. Yesus berkata; Aku didalam Bapa dan Bapa didalam Aku, Bapa yang diam didalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.
• Yohanes 14:11. Aku ( Yesus ) didalam Bapa ( Allah ) dan Bapa ( Allah ) didalam Aku ( Yesus ).
• Yohanes 10:30. Yesus berkata; Aku ( Yesus ) dan Bapa ( Allah ) adalah Satu.
• Yohanes 14:9. Yesus berkata; Barang siapa telah melihat Aku ( Yesus ), ia telah melihat Bapa ( Allah ).
• Yohanes 8:24. Yesus berkata; bahwa Akulah Dia ( Allah ).
• Yohanes 12:45. Yesus berkata: barang siapa melihat Aku ( Yesus ), ia melihat Dia ( Allah ).
• Yohanes 8:28. Yesus berkata; bahwa Akulah Dia ( Allah ).
• Yohanes 13:19. Yesus berkata; bahwa Akulah Dia ( Allah ).
• Yohanes 17:6. Yesus berkata; Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia (nama Tuhan Yesus waktu di dunia adalah nama dari Tuhan Allah itu sendiri).
• Yohanes 17:11. Nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku (nama Tuhan Yesus adalah nama Tuhan Allah itu sendiri).
• Yohanes 17:12. Nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku (nama Tuhan Yesus adalah nama Tuhan Allah itu sendiri).

CATATAN.
Seluruh umat manusia di dunia ini harus mengetahui bahwa pada saat Allah menampakkan diri-Nya kepada manusia dalam wujud lain, maka Allah yang adalah Roh itu tidak pernah berubah wujud dari wujud asli-Nya. Melainkan Allah itu berteofani dengan menggunakan firman-Nya sebagai wujud yang dapat dilihat oleh mata manusia, dan pada saat Allah menampakkan diri-Nya dalam wujud lain tersebut, maka Allah itu selalu hadir didalam wujud yang terlihat itu, tetapi wujud asli-Nya Allah itu tidak pernah dapat terlihat karena Allah itu adalah Roh. Seperti itulah cara Allah menampakkan diri-Nya kepada Abraham, Ishak, Yakub, Musa, dengan berteofani dalam wujud yang berbeda, dan bahkan Allah menampakkan diri-Nya kepada orang banyak di Israel pada saat Allah turun kedunia dalam rupa manusia yaitu Tuhan Yesus untuk menggenapi semua firman-Nya.

Rich
2022-12-01 10:59:50

PENDIDIKAN MORAL YANG BERNILAI TINGGI UNTUK MENUJU KEKUDUSAN.

YESUS adalah satu-satunya Panutan yang sempurna dan tidak bercacat bagi umat manusia didunia ini. Itulah sebabnya semua yang diajarkan dan yang dicontohkan oleh Yesus itu dapat dilakukan oleh semua umat manusia. Karena Yesus mengajarkan dan mencontohkan semua yang terbaik diantara yang baik. Seperti halnya Yesus yang tidak menikah adalah sebagai penggenapan pengajaran firman Tuhan kepada umat manusia, supaya manusia itu mampu mengontrol hawa nafsunya dan tidak diperbudak oleh hawa nafsunya, seperti yang Yesus contohkan. Maka jika manusia yang memiliki istri saja masih diperbudak oleh hawa nafsunya dan masih mau menambah istrinya atau mengganti istrinya, berarti orang itu sudah diperbudak oleh hawa nafsunya dan orang itu tidak akan pernah dapat hidup didalam kekudusan. Jadi barang siapa yang mampu menahan hawa nafsunya untuk menuju kehidupannya yang kudus, maka orang itu boleh tidak menikah. Tetapi jika orang itu tidak mampu mengontrol hawa nafsunya, maka orang itu lebih baik menikah supaya hawa nafsunya itu tidak menimbulkan dosa didalam hidupnya, dan orang itu haruslah setia kepada satu istri saja, karena tulang rusuk yang diambil dari laki-laki itu hanya satu yaitu Hawa. Jadi jika anda sampai memiliki 2, 3, 4, 5 orang istri, maka tulang rusuk siapakah yang anda nikmati itu..???
Maka perlu kita harus ketahui bahwa panutan yang benar adalah panutan yang dapat kita contoh dari semua yang pernah diajarkannya, jangan sampai ada panutan kita, tetapi kita tidak boleh mengikuti semua yang dicontohkannya itu.
Itulah sebabnya Tuhan Yesus yaitu Allah yang turun kedunia dalam rupa manusia berkata didalam Matius 19:12 dikatakan: Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti."
》Artinya: Semua umat manusia itu memiliki kehendak bebas untuk menentukan jalan hidupnya, selama keputusannya itu untuk membawa dia kedalam kehidupannya yang kudus dan terhindar dari perbuatan dosa untuk menuju surga yang kekal.
• 1 Korintus 7:8-9 dikatakan: Tetapi kepada orang-orang yang tidak kawin dan kepada janda-janda aku anjurkan, supaya baiklah mereka tinggal dalam keadaan seperti aku.
Tetapi kalau mereka tidak dapat menguasai diri, baiklah mereka kawin. Sebab lebih baik kawin dari pada hangus karena hawa nafsu.
》Artinya: orang-orang yang tidak mau kawin atas kehendaknya sendiri dan semua janda-janda haruslah mereka menjaga kekudusannya dihadapan Tuhan. Tetapi jika mereka tidak bisa menguasai dirinya karena hawa nafsunya, lebih baik mereka kawin dari pada mereka tersiksa oleh hawa nafsunya. Makna janda-janda disitu merujuk kepada perempuan-perempuan yang ditinggal oleh suaminya karena suaminya telah mati. Sedangkan janda-janda yang ditinggal karena diceraikan oleh suaminya, maka mereka dilarang untuk menikah lagi, karena jika mereka kawin lagi maka mereka telah hidup didalam perzinahan, seperti yang tertulis didalam:
• Matius 19:9 dikatakan: Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah."
• Lukas W1G09Vxh0P0&t=16m18s 16:18 dikatakan: Setiap orang yang menceraikan isterinya, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah; dan barangsiapa kawin dengan perempuan yang diceraikan suaminya, ia berbuat zinah."
• 1 Korintus W1G09Vxh0P0&t=7m11s 7:11 dikatakan: Dan jikalau ia bercerai, ia harus tetap hidup tanpa suami atau berdamai dengan suaminya. Dan seorang suami tidak boleh menceraikan isterinya.

Itulah sebabnya saya selalu bertanya kepada umat islam, jika Nabi Muhammad adalah panutan bagi umat islam, maka kenapa ada ayat yang khusus buat Nabi Muhammad saja dan tidak berlaku kepada pengikutnya, seperti Al'quran Surah Al Ahzab 37, 50, 51. Dan kenapa pula pengikutnya hanya boleh memiliki istri itu maksimal 5 orang istri saja, sedangkan Nabi Muhammad boleh memiliki istri lebih dari 5 orang istri. Maka dimanakah letak dari Panutannya Nabi Muhammad tersebut, sebab yang namanya sebagai panutan, maka semua yang dilakukannya itu harus boleh kita lakukan juga, itulah baru dapat dikatakan atau dijadikan sebagai panutan.

Silahkan Profesor, Doktor, dosen-dosen dan mahasiswa/wi melakukan riset dikampus-kampus untuk menguji dan meneliti Al'quran Surah An Nisa 20, 23, 34 & Surah Al Ahzab 37, 50, 51. Apakah semua perkataan Allah itu sudah memberikan contoh dan ajaran yang bernilai moral tinggi kepada semua pengikutnya atau sebaliknya...???

Contoh: Jika saya menikahi anak kecil & menikahi menantu saya tanpa ada saksinya satu orangpun & saya juga menikahi banyak janda-janda. Maka apakah saya itu dapat dikatakan sudah memiliki nilai moral yang baik..??? Dan apakah saya itu pantas untuk dijadikan sebagai panutan bagi orang lain..???

Pernah nggak sih kalian sebagai anak, menanyakan kepada orang tua kalian, apakah Surah An Nisa 20, 23, 34 & Surah Al Ahzab 37, 50, 51 tersebut dapat kalian lakukan pada saat kalian sudah dewasa dan berumah tangga..??? Karena kalian selaku anak mengenal ajaran itu dari orang tua kalian sendiri & kalian diminta untuk mempercayai itu sebagai suatu kebenaran yang akan menjauhkan kalian dari perbuatan dosa, supaya kalian itu memiliki nilai moral yang baik.
Jika kalian belum pernah menanyakan hal itu sama sekali, maka coba dulu kalian tanyakan kepada orang tua kalian & kepada ustadz-ustadz atau guru-guru kalian. Supaya kalian dapat mengetahui apakah jawaban dari orang tua kalian dan jawaban dari ustadz-ustadz kalian tersebut.
Jika orang tua kalian & ustadz-ustadz kalian itu menjawab boleh untuk kalian lakukan, maka silahkan tanyakan lagi, apakah hal tersebut menunjukkan moral yang baik atau tidak..?
Dan jangan lupa juga bagi anak perempuan untuk menanyakan kepada orang tua kalian, kenapa kalian tidak dinikahkan pada saat kalian masih kecil kepada laki-laki yang sudah beristri, agar derajad kalian itu diangkat oleh laki-laki yang sudah beristri itu. Seperti halnya Siti Aisyah yang dinikahi oleh Nabi Muhammad pada saat umur 6 thn dan diantar kerumahnya Nabi pada saat umur 9 thn, untuk mengangkat derajadnya Siti Aisyah.
Karena Nabi Muhammad sudah mempraktekkannya secara langsung, maka orang mukmin atau pengikutnya dapat mengikutinya, itulah sebabnya Nabi Muhammad itu dijadikan sebagai panutan, tetapi kenapa umat muslim tidak mengikuti apa yang sudah dicontohkan oleh Nabi tersebut kepada Siti Aisyah, karena bukti suatu kebenaran itu tidak akan pernah dibatasi oleh zaman, artinya dari dulu sampai akhir zaman layak untuk kita tiru dan kita lakukan.

Selamat bertanya dan mohon penjelasannya disampaikan kepada publik, supaya publik dapat mengetahui kebenarannya. Saya menanyakan hal tersebut kepada umat muslim bukan karena saya benci dengan ajaran agama islam, tetapi saya menanyakan itu karena saya cinta kepada kalian umat muslim. Saya hanya mengajak kalian umat muslim untuk berpikir secara rasional dan berpikir secara akal sehat. Tetapi jika kalian menganggap semua yang dicontohkan dan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad tersebut baik dan bernilai moral tinggi, maka silahkan kalian imani dan percayai sesuai dengan keyakinan kalian, karena hidup ini adalah pilihan dan kita adalah hakim bagi diri kita sendiri. Salam Satu Tuhan dan Salam Damai Saudaraku.🙏

CATATAN.
Ada beberapa tokoh-tokoh didalam Alkitab yang memiliki istri lebih dari satu, seperti: Abraham, Daud, Salomo dan lain-lain. Tetapi perlu kita harus ketahui bahwa perbuatan mereka itu tidak pernah dibenarkan oleh Tuhan, karena mereka menambah istrinya itu atas keinginan mereka sendiri, bukan atas perintah dari Tuhan. Karena terbukti Tuhan itu tidak pernah menurunkan firman-Nya didalam Alkitab untuk boleh menambah istri lagi, sebab Tuhan telah menunjukkan keadilan kepada umat manusia pada saat penciptaan manusia yaitu hanya satu laki-laki ( Adam ) dan satu perempuan ( Hawa ) sebagai bukti bahwa Tuhan itu Maha Adil.
Bahkan Daud yang sebagai Raja pada zaman itu tidak pernah membuat suatu peraturan bahwa boleh memiliki istri lebih dari satu untuk membenarkan dirinya, padahal Daud itu seorang Raja dan sudah pasti dia itu boleh membuat peraturan untuk membenarkan dirinya. Tetapi Raja Daud tidak melakukan hal itu, karena Raja Daud tidak mungkin membuat peraturan yang berlawanan dengan kehendak Tuhan. Itulah sebabnya semua tokoh-tokoh didalam Alkitab itu tidak ada yang layak untuk dijadikan sebagai panutan didalam iman, sekalipun dia seorang raja atau seorang nabi. Maka Allah harus turun kedunia dalam rupa manusia dengan menjadikan firman-Nya menjadi manusia dan Allah sebagai Roh-Nya yaitu Tuhan Yesus, untuk memberikan contoh dan pengajaran yang bernilai moral tinggi kepada umat manusia, dan sekaligus untuk menggenapi semua firman-Nya yang tertulis didalam kitab Perjanjian Lama yaitu dalam hal penebusan dosa umat manusia dengan darah-Nya yang kudus. Sehingga pintu surga yang sudah tertutup bagi umat manusia karena perbuatan Adam dan Hawa itu dapat terbuka bagi orang-orang kudus. Maka satu-satunya Guru, Panutan dan Imam bagi umat manusia didunia ini adalah Allah itu sendiri yaitu Tuhan Yesus.

SALAM DAMAI & SALAM AKAL SEHAT.🙏

Rich
2022-12-01 10:59:33

BUKTI UMAT KRISTEN MENYEMBAH TUHAN YANG ESA.

KETUHANAN AGAMA KRISTEN.
• Ulangan 6:4-5 Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!
Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.

• Markus W1G09Vxh0P0&t=12m29s 12:29 -30 Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
》Makna dari kedua firman Tuhan diatas sangat jelas mengatakan bahwa Tuhan itu Esa, artinya tidak ada Tuhan selain Allah. Itulah sebabnya Tuhan yang Esa yaitu Allah pencipta langit dan bumi yang pernah turun kedunia dalam rupa manusia, dengan menjadikan firman-Nya menjadi manusia & Allah sebagai Roh-Nya yang disebut dengan nama Tuhan Yesus adalah Tuhan yang Esa yaitu Allah pencipta langit dan bumi.
Karena Tuhan itu Esa maka iman kitapun harus esa, artinya jangan pernah kita menyekutukan atau menduakan Tuhan itu, karena upah dari menyekutukan atau menduakan Tuhan itu adalah neraka yang kekal. Maka jangan sampai kita menyetarakan atau mensejajarkan Nabi & Rasul dengan Tuhan Yesus yaitu Allah pencipta, karena hal tersebut adalah suatu perbuatan yang menduakan Allah atau iman yang dualisme.

• Wahyu 1: 8 "Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa."
• Wahyu W1G09Vxh0P0&t=22m13s 22:13 Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir."
》Makna ayat tersebut adalah untuk menyatakan bahwa Tuhan Yesus adalah Allah pencipta langit dan bumi yaitu Tuhan Pencipta Yang Awal dan Yang Akhir.
Pertanyaannya:
Kenapa Tuhan Yesus disebut sebagai Tuhan Yang Awal dan Yang Akhir..?
Jawabannya:
Karena Allah adalah Roh, yaitu Roh yang menjadi Roh-Nya Yesus itu adalah Allah sendiri, sedangkan tubuhnya Yesus itu adalah firman yang dilogoskan atau diwujudkan menjadi manusia sebagai gambar rupa Allah yang dapat dilihat oleh mata manusia. Itulah sebabnya Yesus yang adalah manusia yaitu yang merujuk kepada tubuhnya Yesus yang dapat dilihat oleh mata manusia dikatakan sebagai utusan atau perantara yang digunakan Allah untuk dapat menggenapi semua firman-Nya. Tetapi perlu kita harus ketahui bahwa pada saat Allah menjadikan firman-Nya menjadi manusia yaitu tubuhnya Yesus, maka firman Allah itu tidak pernah keluar dari dalam diri-Nya Allah, melainkan firman itu dilogoskan atau diwujudkan menjadi manusia. Karena firman-Nya itu selalu utuh dan melekat pada diri-Nya Allah, sebab firman itu adalah isi pikiran-Nya Allah. Maka yang disembah sebagai Tuhan pada dirinya Yesus adalah Roh-Nya Yesus, bukan tubuhnya Yesus, karena Allah adalah Roh.

Bukti bahwa Tuhan itu esa adalah Allah tidak membutuhkan mahluk lain dalam menciptakan segala sesuatunya. Begitu juga didalam menyampaikan firman-Nya kepada manusia, Allah dapat menyampaikannya secara langsung kepada manusia, dengan cara menampakkan diri-Nya dalam wujud lain supaya Allah itu dapat terlihat dan berbicara langsung kepada manusia. Sedangkan Malaikat-malaikat sebagai utusan dan sebagai saksinya Allah untuk membantu pekerjaannya Allah didalam menggenapi semua firman-Nya, tetapi tanpa malaikatpun Allah tetap dapat menggenapi semua firman-Nya.
Itulah bukti bahwa Allah itu Maha Kuasa dan satu-satunya Allah yang layak untuk kita Junjung tinggi dan menjadikan-Nya sebagai Panutan, Imam, Juru selamat dan Penebus dosa umat manusia didalam hidup kita, sebagai bukti ketauhitan iman kristen kepada Allah.

Umat Kristen sangat jelas menyembah Tuhan yang esa, yaitu hanya menyembah Allah yang pernah turun kedunia dalam rupa manusia yaitu Tuhan Yesus.
Cara Allah turun kedunia dalam rupa manusia yaitu dengan cara menjadikan firman-Nya menjadi manusia dan Allah sebagai Roh-Nya, yang disebut dengan nama Tuhan Yesus. Maka Tuhan yang disembah pada dirinya Yesus adalah Roh-Nya Yesus, karena Allah adalah Roh ( Yohanes 4:24 ). Sedangkan tubuhnya Yesus sebagai utusan atau perantara yang digunakan Allah supaya dapat terlihat oleh mata manusia, maka itulah sebabnya tubuhnya Yesus itu dikatakan sebagai gambar rupa Allah yang dapat dilihat oleh mata manusia ( Yohanes 14:9 & Kolose W1G09Vxh0P0&t=1m15s 1:15 -17 ).

• Keluaran 20:3-5 Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.
Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.
Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku.
》Artinya adalah Kita tidak boleh menyekutukan Allah atau menduakan Allah itu, karena hukumannya neraka yang kekal dan bahkan hukuman itu ditimpakan sampai kepada keturunan kita yang ke empat. Itulah sebabnya umat kristen itu menyembah Allah itu dalam roh dan kebenaran, karena Allah itu adalah Roh, seperti yang tertulis didalam Yohanes 4:24.
Maka umat kristen itu tidak pernah berkiblat kepada suatu tempat atau suatu benda, karena kiblatnya itu langsung kepada Allah yaitu Tuhan Yesus yang ada didalam dirinya Yesus yaitu Roh-Nya Yesus. Maka tubuhnya Yesus itu tidak pernah disembah sebagai Tuhan, karena tubuhnya Yesus itu adalah sebagai gambar rupa Allah yang dapat dilihat oleh mata manusia. Maka tubuhnya Yesus itu bukanlah Allah, karena Allah adalah Roh, yaitu Roh-Nya Yesus. Itulah sebabnya Yesus berkata didalam Yohanes 12:45 & Yohanes 14:9 "Barang siapa telah melihat Aku, maka ia telah melihat Bapa ( Allah ).

Perlu kita harus ketahui kenapa Allah pada saat menampakkan diri-Nya dalam rupa manusia yaitu Yesus tidak pernah berkata secara langsung "Akulah Tuhan, sembahlah Aku", supaya manusia tidak menuhankan tubuhnya karena tubuhnya itu hanya sebagai gambar rupa Allah yang dapat dilihat oleh mata manusia, karena Tuhan itu tidak terlihat yaitu Roh-Nya Yesus. Maka sudah sangat jelaslah bahwa umat kristen itu menyembah Tuhan yang esa dan tidak pernah menyekutukan atau menduakan Allah itu didalam hidupnya.

Bukti bahwa hanya Allah yaitu Tuhan Yesus sebagai; Junjungan, Panutan, Iman, Juru selamat & Penebus dosa manusia yang tertulis didalam Kolose W1G09Vxh0P0&t=1m18s 1:18 -20 dikatakan; Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu.
Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia,
dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.

• 1 Yohanes 5:7 Sebab ada tiga yang memberi kesaksian di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.
》Makna ayat tersebut bukan untuk menyatakan tiga pribadi dalam satu hakekat, tetapi untuk menyatakan bahwa kesaksian Bapa, Firman dan Roh Kudus itu adalah satu kesaksian. Seperti halnya setiap orang percaya akan menjadi satu tubuh dengan Tuhan Yesus, artinya orang-orang percaya itu satu didalam kebenaran dan kekudusan didalam Tuhan dan hidup didalam surga bersama dengan Allah yaitu Tuhan Yesus, bukan untuk menyakan kita menjadi satu tubuh dengan Tuhan Yesus.

Contoh:
Dalam suatu kasus pembunuhan ada 3 orang saksi yang melihat pembunuhan tersebut dan ditambah lagi dengat alat-alat bukti lainya. Maka semua saksi-saksi dan alat bukti tersebut menjadi satu kesaksian, itulah yang dikatakan satu kesaksian yang akan diputuskan oleh Hakim untuk menentukan apakah terdakwa tersebut bersalah atau tidak. Maka perlu kita harus ketahui bahwa dalam memutuskan suatu perkara, tidak pernah ada dua putusan Hakim dalam suatu persidangan. Itulah sebabnya Jumlah Hakim ketua & Hakim anggota dalam suatu persidangan itu selalu ganjil, supaya ada satu putusan yang sah dan mengikat.

KETUHANAN DALAM AGAMA ISLAM.
Iman didalam agama islam dikatakan bahwa Allah SWT itu esa, artinya Ketuhanannya dalam agama islam itu Tauhid. Tetapi faktanya berbeda, karena kesaksian iman umat muslim itu tidak menunjukkan ketauhidtan, melainkan menunjukkan DUALISME. Terbukti dari kesaksian imannya yang mengucapkan dua kalimat syahadat, bukan satu kalimat syahadat. Maka dimanakah letak ketauhidtannya iman umat muslim itu..??

Maka perlu kita harus ketahui bahwa tanpa Malaikat Jibril maka agama islam itu tidak akan pernah ada, Al'quran itu tidak akan pernah ada, Muhammad tidak akan menjadi seorang Nabi, umat muslim tidak akan mengenal Allah SWT. Karena Allah SWT tidak pernah menampakkan dirinya kepada manusia dan tidak pernah menyampaikan firmannya secara langsung kepada manusia, maka Jibril lah yang melakukan semua pekerjaan itu. Tetapi kenapa Jibril tidak disebutkan didalam kesaksian imannya umat muslim dan dimanakah posisi Jibril didalam dua kalimat syahadat tersebut..???
Apakah posisi Jibril tersebut ditiadakan untuk membenarkan posisi Nabi Muhammad, seperti halnya umat muslim meniadakan Kitab Taurat & Kitab Injil untuk membenarkan Al'quran..???


Catatan.
• Agama Kristen tidak pernah membuang atau meniadakan kitab Taurat hanya untuk membenarkan kitab Injil, melainkan mempersatukan Kitab Taurat tersebut yaitu Kitab Perjanjian Lama dengan Kitab Perjanjian Baru menjadi satu Kitab yaitu Alkitab atau Bible. Karena Kitab Perjanjian Baru itu adalah satu-satunya Kitab yang menggenapi semua nubuatan firman Tuhan yang ada didalam Kitab Perjanjian Lama tersebut.

• Agama Islam membuang atau meniadakan atau mengkambing hitamkan Kitab Taurat & Kitab Injil, untuk membenarkan Kitab Al'quran tersebut dengan alasan sudah di ubah-ubah atau sudah dipalsukan. Karena isi dari Kitab Taurat & isi dari Kitab Injil itu bertolak belakang dengan isi Kitab Al'quran, makanya umat islam tidak pernah mau mempersatukan Kitab Taurat & Kitab Injil dengan Kitab Al'quran, itulah sebabnya Al'quran itu berdiri sendiri.

SALAM SADAR & SALAM AKAL SEHAT.🙏🙏🙏

Rich
2022-12-01 10:59:16

MAKNA PERKATAAN TUHAN YESUS YANG BERKATA: AKU DATANG BUKAN UNTUK MEMBAWA DAMAI, MELAINKAN MEMBAWA PEDANG.

• Matius 10:34 "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.
》Makna ayat diatas adalah untuk menyatakan bahwa Allah turun kedunia dalam rupa manusia bukan untuk membawa damai, melainkan membawa pedang. Makna dari PEDANG disitu untuk menyatakan firman Tuhan yaitu Jalan kebenaran dan keselamatan bagi seluruh umat manusia, untuk memisahkan gandum dengan ilalang, domba dengan kambing, orang kudus dengan orang berdosa, orang yang masuk surga dengan orang yang masuk neraka.
Itulah sebabnya dikatakan bahwa Tuhan Yesus yaitu Allah datang kedunia bukan untuk membawa damai, karena putih dan hitam atau yang baik dan yang buruk itu tidak akan pernah bisa dipersatukan.
• Matius 10:35-36 dikatakan; Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,
dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.
》Makna dari ayat diatas adalah merupakan kata kiasan untuk menyatakan bahwa jika firman Tuhan itu hadir didalam suatu keluarga yang hidup dalam kegelapan atau keluarga penyembah berhala, maka otomatis diantara anggota keluarga yang menerima Jalan kebenaran dan keselamatan tersebut yaitu yang menerima kebenaran firman Tuhan itu, sudah pasti akan terpisah dengan keluarganya, karena yang menerima kebenaran firman Tuhan akan dimasukkan kedalam surga, sedangkan yang tidak menerima kebenaran firman Tuhan tersebut akan dimasukkan kedalam neraka.
Jadi makna dipisahkan disitu bukan untuk menyatakan anak dan orang tuanya atau menantu dan mertuanya itu dipisahkan pada saat masih hidup dibumi, tetapi untuk menyatakan akan dipisahkan antara surga dan neraka setelah mengalami kematian dibumi.
Contoh;
1. Seorang anak yang menerima kebenaran firman Tuhan dan orang tuanya tidak mau menerima kebenaran firman Tuhan tersebut, maka sudah otomatis anaknya masuk surga dan orang tuanya masuk neraka.
2. Seorang menantu yang menerima kebenaran firman Tuhan dan mertuanya tidak mau menerima kebenaran firman Tuhan tersebut, maka sudah otomatis menantunya masuk surga dan mertuanya masuk neraka.

• Lukas W1G09Vxh0P0&t=14m26s 14:26 -27 "Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.
Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.
》Makna dari ayat diatas adalah merupakan kata kiasan yang merujuk kepada setiap orang yang mau mengikut Allah yaitu Tuhan Yesus dari keluarga yang belum mengenal Tuhan Yesus, maka otomatis orang tersebut akan dikucilkan dari keluarganya karena telah percaya dan mengikuti Allah yaitu Tuhan Yesus yang diluar dari keyakinan atau kepercayaan keluarganya. Jadi pada saat orang itu keluar dari keyakinannya yang lama dan percaya kepada Allah yaitu Tuhan Yesus, maka seolah-olah orang itu dapat dikatakan telah membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, karena telah memilih Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat hidupnya. Bahkan orang yang keluar dari keyakinannya yang lama itu dan menerima Tuhan Yesus, bisa dibunuh oleh keluarganya atau dikucilkan dari keluarganya, karena keluarganya itu tidak pernah mengenal AJARAN KASIH dari tuhan yang disembahnya itu. Sebab banyak orang didunia ini yang mengaku percaya dan beriman kepada Allah, tetapi tidak mengenal ajaran kasih didalam imannya dan tidak percaya atau menyangkal bahwa Tuhan Yesus adalah Allah yang turun kedunia dalam rupa manusia. Karena setiap orang yang menyangkal bahwa Tuhan Yesus bukan Allah yang turun kedunia dalam rupa manusia, maka orang itu telah menyangkal Allah Pencipta langit dan bumi. Jadi makna kata dari ia tidak membenci keluarganya dan bahkan nyawanya sendiri itu, bukan berarti ia membenci keluarga dan nyawanya. Melainkan untuk menyatakan bahwa setiap orang yang percaya kepada Allah yaitu Tuhan Yesus harus dengan sungguh-sungguh dengan segenap hatinya, sekalipun harus dibenci oleh keluarganya sendiri. Jangan sampai karena pengaruh dari keluarganya yang tidak mau mengenal Allah yaitu Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat hidup keluarganya, sehingga orang itu tidak mau mengikut Tuhan Yesus, karena lebih mementingkan menghormati keluarganya dari pada mengikuti Allah yaitu Tuhan Yesus. Karena perlu kita harus ketahui bahwa setiap orang yang mau masuk kedalam surga, tidak akan pernah bisa diselamatkan oleh keluarganya yang tidak mengenal Allah yang benar yaitu Tuhan Yesus. Sebab hanya Allah yaitu Tuhan Yesuslah satu-satunya Jalan Kebenaran dan Keselamatan didunia ini yang dapat menyelamatkan kita untuk masuk kedalam surga, untuk mendapatkan kehidupan yang kekal disurga. Dan bahkan setiap orang yang takut kehilangan nyawanya karena percaya kepada Allah yaitu Tuhan Yesus, tidak akan pernah mendapatkan kehidupan yang kekal disurga, karena orang itu lebih mementingkan nyawanya untuk hidup dibumi yang sementara ini, dari pada mendapatkan kehidupan yang kekal disurga jika orang itu mengikuti Allah yaitu Tuhan Yesus selama hidup dibumi.

• Matius 27:51-52 Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,
dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit.
》Ayat diatas merupakan puncak penggenapan yang dilakukan oleh Tuhan Yesus yaitu setelah digenapinya penebusan dosa manusia yang percaya kepada-Nya dengan darah-Nya yang kudus. Itulah sebabnya tabir Bait Suci itu terbelah dua, sebagai bentuk atau simbol wujud nyata yang Tuhan Yesus tunjukkan kepada manusia pada zaman itu. Bahwa Jalan untuk menuju surga itu yang tadinya TERTUTUP akibat perbuatan dosa yang dilakukan oleh Adam, yang menyebabkan kita semua manusia keturunan Adam telah jatuh kedalam dosa ( Roma W1G09Vxh0P0&t=5m12s 5:12 ), telah DIBUKA oleh Tuhan Yesus melalui darah-Nya yang kudus ( Roma W1G09Vxh0P0&t=5m15s 5:15 -18 ).
Itulah sebabnya roh yang kudus DIPISAHKAN dengan roh yang berdosa yaitu semua roh orang-orang kudus yang tadinya dikumpulkan didalam dunia orang mati, dibangkitkan dan naik kesurga kembali kepada Allah untuk menggenapi perkataan Tuhan Yesus didalam Matius 8:11-12, sedang semua roh orang-orang berdosa masih dikumpulkan didalam dunia orang mati, dan roh orang-orang berdosa itu akan dibangkitkan dengan tubuh kekekalannya setelah selesai masa Kerajaan Seribu Tahun, untuk dihakimi menurut perbuatannya masing-masing.

CATATAN.
• Yesus tidak pernah mengangkat pedang dan menumpahkan darah manusia untuk mengambil simpati hati umat manusia supaya mau percaya kepada-Nya.
• Yesus juga tidak pernah mengajarkan pengikut-Nya untuk berdoa kepada orang yang sudah mati, supaya doanya disampaikan kepada Tuhan, maka hal seperti itu adalah perbuatan yang menduakan Tuhan dan hukumannya adalah neraka yang kekal ( Keluaran 20:3-5 ). Karena dalam hal berdoa kepada Tuhan itu tidak pernah dibatasi oleh ruang dan waktu, maka berdoalah langsung kepada Tuhan.
• Yesus juga tidak pernah mengajarkan kepada pengikut-Nya untuk datang ke Bait Suci yang ada di Israel, supaya negara Israel itu mendapatkan pemasukan devisa bagi negara Israel.
• Yesus juga tidak pernah mengajarkan kepada pengikut-Nya untuk berkiblat kepada suatu tempat atau suatu benda, seperti yang dilakukan oleh para penyembah berhala HUBAL. Karena HUBAL yang pernah ada didalam KA'BAH tidak memiliki roh sebab terbuat dari BATU, maka HUBAL itu adalah Dzat Padat. Sedangkan ALLAH adalah ROH, maka itulah sebabnya Allah itu disebut Allah Yang Maha Hidup dan semua roh yang hidup berasal dari Allah. Yohanes 4:24 dikatakan: Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."
Maka kiblatnya umat Kristen itu langsung kepada Allah yaitu Tuhan Yesus, sebab Bait Suci yang sesungguhnya adalah tubuh kita, karena didalam diri setiap orang percaya itulah Allah itu hadir.
Itulah sebabnya firman Tuhan dikatakan didalam Matius 24:1-2 Sesudah itu Yesus keluar dari Bait Allah, lalu pergi. Maka datanglah murid-murid-Nya dan menunjuk kepada bangunan-bangunan Bait Allah.
Ia berkata kepada mereka: "Kamu melihat semuanya itu? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak satu batu pun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan."
》Artinya bahwa Bait Suci yang berbentuk bangunan itu atau semua rumah ibadah itu akan diruntuhkan pada saat akhir zaman tiba, karena Bait Suci yang sesungguhnya adalah tubuh kita sendiri. Maka marilah kita semua menjaga kesucian dan kekudusan tubuh kita sendiri, supaya Tuhan Yesus yaitu Allah dapat hadir didalam hidup kita. Karena Bait Suci atau bangunan rumah ibadah itu hanyalah sebagai tempat untuk kita dapat berkumpul, memuji dan memuliakan Tuhan.
Tetapi karena kebodohan manusia pada zaman itu yang menganggap Bait Suci atau bangunan rumah ibadah itu sesuatu yang sangat sakral, sehingga orang-orang itu mengolok-olok Yesus dengan berkata didalam Matius 27:40 mereka berkata: "Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari, selamatkanlah diri-Mu jikalau Engkau Anak Allah, turunlah dari salib itu!"
》Artinya mereka orang-orang berdosa yang tidak percaya kepada-Nya mencoba mengolok-olok Yesus, tetapi diluar dugaan orang-orang berdosa tersebut, mereka semua terkaget-kaget setelah mengetahui setelah Yesus membuktikan akan membangun Bait Suci dalam waktu tiga hari yaitu dengan bangkitnya Yesus pada hari ketiga, dan barulah mereka sadar bahwa Yesus adalah Allah yang turun kedunia dalam rupa manusia.
Jadi makna dari Bait Suci yang akan dibangun dalam tiga hari itu adalah merujuk kepada kehidupan yang kekal, yang akan diberikan kepada umat manusia yang percaya kepada Tuhan Yesus yaitu Allah pencipta langit dan bumi.

TUHAN YESUS SELALU MENYERTAI KITA SEMUA.🙏

Rich
2022-12-01 10:58:51

BUKTI BAHWA TUHAN YESUS adalah ALLAH YANG ESA yaitu YANG AWAL & YANG AKHIR & BUKTI BAHWA ROH ORANG YANG MATI DIDALAM KEKUDUSAN LANGSUNG MASUK KEDALAM SURGA.

Didalam kitab Wahyu, Tuhan Yesus tiga kali menyatakan diri-Nya adalah Alfa dan Omega, sebagai bukti bahwa Tuhan Yesus adalah Allah pencipta yang disembah oleh Abraham, Ishak dan Yakub, yang pernah turun kedunia dalam rupa manusia yaitu Tuhan Yesus.
• Perkataan Tuhan Yesus yang pertama yang menyatakan bahwa Dia adalah Allah pencipta tertulis dibagian awal dari kitab Wahyu tersebut yaitu Wahyu 1: 8 "Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa."
• Perkataan Tuhan Yesus yang ke dua yang menyatakan bahwa Dia adalah Allah pencipta tertulis didalam Wahyu 21:6 Firman-Nya lagi kepadaku: "Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan.
• Lalu perkataan Tuhan Yesus yang ke tiga yang menyatakan bahwa Dia adalah Allah pencipta tertulis pada bagian akhir dari kitab Wahyu tersebut yaitu Wahyu W1G09Vxh0P0&t=22m13s 22:13 Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir."

Bukti bahwa Tuhan Yesus adalah Allah Pencipta Yang Awal dan Yang Akhir, dapat kita lihat didalam Wahyu 21:5-7 dikatakan; Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar."
Firman-Nya lagi kepadaku: "Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan.
Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku.
》Artinya adalah bahwa hanya ada satu takhta yang ada didalam sorga, itulah yang disebut dengan takhta Allah dan takhta Anak Domba yang tertulis didalam Wahyu 22:1-3, jadi takhta Allah dan takhta Anak Domba itu adalah satu takhta, bukan dua takhta. Maka perlu kita harus ketahui apakah makna dari Anak Domba disitu..? Makna Anak Domba disitu merujuk kepada wujud Allah yang dapat dilihat oleh mata manusia sebagai gambar rupa Allah yang tidak terlihat itu, yang disebut dengan Tuhan Yesus, sedangkan Allah yang adalah Roh dan yang tidak pernah dapat dilihat oleh mata manusia itu, diam didalam dirinya Tuhan Yesus sebagai Roh-Nya.
Itulah sebabnya didalam Wahyu W1G09Vxh0P0&t=21m22s 21:22 -23 dikatakan; Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu.
Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya.
》Artinya bahwa Allah yang dapat kita lihat dalam wujud rupa manusia yaitu Tuhan Yesus itu adalah Bait Sucinya orang-orang yang hidup didalam sorga, itulah sebabnya dikatakan; demikian juga Anak Domba itu adalah Bait Suci, karena Anak Domba yaitu Tuhan Yesus yang dapat dilihat oleh mata manusia itu adalah sebagai gambar rupa Allah itu sendiri atau wujud dari Allah yang tidak terlihat itu.
Dan sorga itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya, artinya Allah adalah sumber terang dan Anak Domba adalah wujud yang terlihat dari sumber terang itu, karena Anak Domba adalah wujud dari Allah yang dapat dilihat oleh mata manusia sebagai gambar rupa Allah itu sendiri.
Contoh:
Jika sebuah bola lampu yang menerangi suatu ruangan, maka energi listrik yang ada pada bola lampu tersebut tidak dapat dilihat oleh mata manusia, itulah yang digambarkan sebagai Allah yang tidak pernah dapat dilihat itu. Sedangkan bola lampu yang menyala dan yang dapat dilihat itu adalah wujud dari energi listrik yang dapat dilihat oleh mata manusia tersebut, itulah yang digambarkan sebagai Anak Domba yang dapat dilihat oleh mata manusia. Jadi energi listrik dan bola lampu itu adalah satu, sama seperti Allah dan Anak Domba itu adalah satu.
Maka genaplah firman Tuhan yang tertulis didalam Wahyu 22:5 yang mengatakan bahwa malam hari tidak ada lagi didalam sorga, sebab Tuhan Allah akan meneranginya sampai selama-lamanya. Maka Tuhan Allah disitu merujuk kepada Tuhan Yesus yaitu Alfa dan Omega atau Yang Awal dan Yang Akhir.

CATATAN.
• Wahyu 5:1-14 adalah firman Tuhan yang menjelaskan bahwa Anak Domba yaitu Tuhan Yesus adalah Allah Pencipta, maka itulah sebabnya tidak ada satu orangpun yang dapat dan layak untuk membuka gulungan kitab itu, dan membuka ketujuh meterainya. Karena hanya Allah yaitu Tuhan Yesuslah yang dapat dan yang layak membuka gulungan kitab tersebut.
Maka perlu kita harus ketahui bahwa firman Tuhan yang tertulis didalam Wahyu 5:7 yang mengatakan bahwa Anak Domba menerima gulungan kitab itu dari Allah adalah suatu bentuk gambaran atau simbol untuk menggenapi Matius 28:18 "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi".
Maka Allah yang tidak terlihat itu tidak mungkin membuka gulungan kitab tersebut, itulah sebabnya dikatakan gulungan kitab itu diberikan kepada Anak Domba. Artinya Allah yang adalah Roh dan yang tidak terlihat itu hanya bisa membuka gulungan kitab tersebut pada saat Allah itu menampakkan diri-Nya dalam wujud yang bisa dilihat oleh mata manusia yaitu Tuhan Yesus, sehingga isi gulungan kitab itu dapat dibacakan secara sah dan disaksikan oleh penghuni sorga.

Banyak orang didunia ini yang tidak memahami dan salah menafsirkan Wahyu 5:6 yang mengatakan Anak Domba bertanduk tujuh dan bermata tujuh. Padahal semua itu sudah ada jawabannya didalam Wahyu W1G09Vxh0P0&t=1m20s 1:20 dikatakan; Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat."
》Artinya; ketujuh bintang yang ditangan kanan-Nya Tuhan Yesus itu untuk menyatakan ketujuh tanduk yang ada pada Anak Domba itu, sedangkan ketujuh kaki dian itu untuk menyatakan ketujuh mata yang ada pada Anak Domba itu.
• Tanduk disitu untuk menyatakan KUASA yang diberikan oleh Tuhan Yesus yaitu Allah kepada Roh Kudus atau Malaikat yang kudus untuk menyertai setiap orang-orang percaya.
• Mata disitu untuk menyatakan umat manusia yang membutuhkan keselamatan dari Tuhan Yesus yaitu Allah pencipta, maka manusia itu harus dapat MELIHAT kebenaran itu supaya tidak terjebak dengan ajaran-ajaran sesat.

KESIMPULAN.
Allah yang tidak dapat dilihat oleh mata manusia itu pada saat menggenapi semua firman-Nya, harus menjadikan firman-Nya menjadi manusia dan Allah sebagai Roh-Nya yaitu Tuhan Yesus. Sebab jika Allah tidak menampakkan diri-Nya dalam rupa manusia, maka umat manusia tidak akan pernah dapat mengetahui bahwa Allah itu benar nyata adanya, bukan asumsi dan bukan pula hanya nama saja. Sebab tidak mungkin manusia menyembah Allah Sang Pencipta itu hanya dengan nama-Nya saja tanpa ada pembuktian akan keberadaan-Nya, maka Allah membuktikan keberadaan-Nya itu kepada umat manusia dalam wujud yang dapat dilihat. Itulah sebabnya wujudnya Tuhan Yesus itu bukanlah wujud asli-Nya Allah, melainkan sebagai gambar rupa Allah yang dapat dilihat oleh mata manusia, karena Allah itu adalah Roh dan tidak pernah dapat dilihat wujud asli-Nya ( Yohanes 4:24 ).
Maka itulah sebabnya Tuhan Yesus adalah satu-satunya Allah yang benar, seperti yang tertulis didalam Keluaran 3:6 dikatakan; "Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub." Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah.
Lalu dipertegas lagi oleh Tuhan Yesus didalam Matius 22:32 dikatakan; Akulah Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub? Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup."

Itulah sebabnya Tuhan Yesus berkata didalam Matius 28:18 "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi".
》Artinya adalah Allah yang tidak terlihat itu memberikan segala kuasa yang disorga dan yang dibumi kepada Tuhan Yesus yaitu merujuk kepada wujud gambar rupa Allah yang bisa dilihat oleh mata manusia itu, supaya Allah dapat menggenapi semua firman-Nya dari dalam diri-Nya Tuhan Yesus.
Maka Tuhan Yesus adalah Allah yang disembah oleh Abraham, Ishak dan Yakub yang dapat dilihat oleh mata manusia, sebagai Juru selamat manusia, Yang membangkitkan manusia dari kematian, dan yang akan menghakimi umat manusia menurut perbuatannya masing-masing.

• Yohanes 10:9 dikatakan; Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.
》Artinya Tuhan Yesuslah satu-satu-Nya Allah Juru selamat manusia yang disembah oleh Abraham, Ishak dan Yakub yang membuka pintu surga kepada umat manusia yang mau percaya kepada-Nya ( Matius 8:11 Abraham, Ishak, Yakub dan orang-orang kudus telah berada didalam sorga ).
Maka itulah sebabnya setelah penebusan dosa yang dilakukan oleh Tuhan Yesus diatas kayu salib, maka roh orang-orang kudus bisa langsung masuk kedalam surga ( Matius 27:51-52 Tabir Bait Suci terbelah dua, sebagai tanda pintu sorga itu telah TERBUKA bagi orang-orang kudus ), lalu roh orang-orang kudus itu akan dikeluarkan kembali dari sorga untuk dimasukkan kedalam tubuh kekekalan yang akan dibangkitkan setelah akhir zaman ( Wahyu 20:4-6 yaitu kebangkitan yang pertama bagi orang-orang kudus ), untuk dapat merasakan kembali kehidupan yang sempurna dibumi selama masa kerajaan seribu tahun itu, seperti halnya kehidupan Adam & Hawa waktu hidup di Taman Eden sebelum jatuh kedalam dosa. Dan setelah selesai masa kerajaan seribu tahun itu, barulah orang-orang berdosa itu dibangkitkan untuk dilakukan penghakiman menurut perbuatan masing-masing, lalu ditempatkan kesorga atau keneraka ( Wahyu W1G09Vxh0P0&t=20m11s 20:11 -15 ).
Sorga disitu merujuk kepada langit yang baru dan bumi yang baru yaitu Yerusalem yang baru ( Wahyu 21:1-27 ).

TUHAN YESUS MENYERTAI KITA SEMUA.🙏

Rich
2022-12-01 10:58:41

MAKNA PERUMPAMAAN TENTANG GARAM & MAKNA DIBABTIS DENGAN ROH KUDUS DAN DENGAN API DIDALAM FIRMAN TUHAN.

Makna perumpamaan tentang garam didalam Firman Tuhan adalah untuk menyatakan bahwa pada hakekatnya semua ajaran yang baik dan yang buruk itu berasal dari Tuhan Sang Pencipta, karena dari Tuhanlah sumber dari segala sesuatu yang ada didunia ini, tetapi Tuhan tidak pernah mengajarkan ajaran yang buruk itu kepada manusia, melainkan Tuhan hanya mengajarkan ajaran yang baik saja kepada manusia lewat firman-Nya untuk menghasilkan garam yang baik, supaya manusia itu dapat hidup sempurna didalam kekudusan dan kesucian sesuai dengan kehendak Tuhan, sehingga manusia itu dapat mengalahkan garam yang buruk itu, yang diajarkan oleh si iblis.

Semua itu sudah dibuktikan oleh Allah waktu turun kedunia dalam rupa manusia yaitu Tuhan Yesus, dengan menjadikan firman-Nya menjadi manusia dan Allah sebagai Roh-Nya Yesus. Maka itulah sebabnya Yesus dikatakan Tuhan, karena Allah yang menjadi Roh-Nya Yesus.
Jadi pada saat Allah turun kedunia dalam rupa manusia yaitu Tuhan Yesus, sudah membuktikan kepada kita bahwa semua ajaran kegelapan yang diajarkan oleh si iblis melalui nabi-nabi palsu, akan menghasilkan garam api yang kekal didalam neraka bagi setiap orang yang mengikutinya. Sehingga setiap orang yang percaya kepada-Nya dan yang hidup didalam firman-Nya, akan mengalahkan semua godaan-godaan dan cobaan-cobaan yang datang dari si iblis, dan akan mendapatkan upah disurga yaitu kehidupan yang kekal didalam surga seperti yang Tuhan Yesus contohkan.

Maka perlu kita harus ketahui bahwa garam didalam kehidupan manusia itu ada dua macam menurut firman Tuhan yaitu;
• Garam yang dihasilkan oleh ajaran dari si iblis yaitu ajaran kegelapan yang diajarkan oleh nabi-nabi palsu yang mengarahkan manusia itu supaya jatuh kedalam perbuatan dosa.
• Garam yang dihasilkan oleh ajaran dari Tuhan yaitu firman Tuhan yang membawa kita kepada Tuhan dan yang mengarahkan manusia itu supaya hidup dalam kesucian dan kekudusan melalui firman-Nya, itulah sebabnya setiap orang yang hidup didalam firman-Nya dikatakan anak-anak Tuhan dan menjadi garam dunia atau garam terang dunia.

• Matius 3:10-12 Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.
Alat penampi sudah di tangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan."
》Artinya; pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik itu untuk menyatakan setiap orang yang hidup didalam kegelapan / orang berdosa akan dibakar didalam neraka yang kekal. Itulah sebabnya didalam firman Tuhan dikatakan, bahwa Tuhan Yesus yaitu Allah pencipta akan membabtis manusia dengan Roh Kudus dan dengan api. Artinya Tuhan Yesus yaitu Allah pencipta akan membabtis setiap orang-orang kudus dengan Roh yang Kudus dan mengumpulkanya didalam surga, seperti halnya gandum yang dikumpulkan kedalam lumbung. Sedangkan setiap orang-orang yang berdosa akan dibabtis oleh Tuhan Yesus yaitu Allah pencipta dengan api didalam neraka yang kekal, seperti halnya debu jerami yang tidak ada mamfaatnya itu akan dibakar dengan api yang tidak terpadamkan. Maka firman Tuhan yang tertulis didalam Matius 3:10-12 itu, untuk menggenapi firman Tuhan yang tertulis didalam Kitab Perjanjian Lama yaitu Maleakhi 4:1 dikatakan; Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka.

• Markus W1G09Vxh0P0&t=9m49s 9:49 .  Karena setiap orang akan digarami dengan api.
》 Artinya adalah bahwa setiap orang yang menyesatkan orang lain dengan ajaran-ajaran sesat yang berasal dari ajaran iblis, maka orang itu sudah pasti akan dilemparkan kedalam neraka yang kekal dan akan digarami dengan api atau disiksa dengan api neraka yang kekal, hingga orang itu akan seperti ulat yang tidak pernah bisa diam karena merasakan panasnya api neraka sampai selama-lamanya.

Itulah sebabnya didalam Markus W1G09Vxh0P0&t=9m50s 9:50 dikatakan; Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain."
》 Artinya adalah setiap orang berdosa yang dimasukkan kedalam api neraka tidak ada lagi yang dapat menyelamatkannya, karena sekali neraka maka selama-lamanya hidup didalam neraka. Itulah sebabnya Tuhan berpesan kepada kita anak-anak Tuhan, supaya kita tetap memiliki garam yang dari Tuhan didalam diri kita, yang akan menyelamatkan kita dari api neraka tersebut.
Tetapi perlu kita harus ketahui bahwa setiap cobaan yang berasal dari iblis itu memang baik untuk memperkuat iman kita, tetapi semuanya itu bukanlah atas kehendak Tuhan, melainkan Tuhan ijinkan itu terjadi. Sebab setiap orang yang hidup didalam firman Tuhan, pasti akan dapat mengalahkan garam dari si iblis itu dengan garam yang berasal dari Tuhan. Tetapi jika garam terang yang berasal dari Tuhan itu sudah hambar karena kita lebih memilih mengikuti garam kegelapan yang berasal dari siiblis, maka dengan apakah kita mengasinkannya atau mengalahkan garam kegelapan itu.? Tentu tidak ada, kecuali hanya dengan garam terang yang berasal dari Tuhan. Maka jadikanlah firman Tuhan itu sebagai garam didalam hidupmu dan ujilah segala sesuatu itu, karena dari buahnyalah kita dapat mengetahui atau mengenal ajaran yang benar. Karena buah itu adalah nilai-nilai kebenaran yang terkandung didalam ajaran tersebut, maka marilah kita menguji nilai-nilai ajaran yang ada, apakah melanggar nilai moral dan melanggar nilai mamfaatnya bagi kehidupan manusia. Sehingga kita dapat mengetahui apakah ajaran itu berasal dari si iblis atau ajaran itu berasal dari Tuhan.
Maka itulah sebabnya Tuhan Yesus berpesan kepada setiap manusia supaya kita selalu mempunyai garam terang didalam diri kita, supaya pada saat garam kegelapan dari si iblis itu mencoba menghampiri kita, maka kita tidak akan pernah dapat dikuasai oleh si iblis. Sehingga setiap orang yang memiliki garam terang yang dari Tuhan itu, dapat menjadi terang dunia dan selalu hidup berdamai dengan orang lain, supaya dapat mengarahkan orang lain kedalam jalan kebenaran dan keselamatan yang dari Tuhan.

Sedangkan Markus W1G09Vxh0P0&t=9m42s 9:42 -48  itu mengenai peringatan keras dari Tuhan Yesus kepada semua manusia, supaya jangan sampai ada orang yang menyesatkan orang lain dengan ajaran-ajaran sesat yang berasal dari si iblis melalui nabi-nabi palsunya. Karena hukuman bagi setiap orang yang hidup didalam garam kegelapan si iblis, akan dilemparkan kedalam api neraka yang kekal dan mereka akan seperti ulat-ulat bangkai yang tidak pernah bisa diam karena merasakan panasnya api neraka.
》Artinya manusia didalam neraka akan terbakar dengan api yang tidak pernah padam dan mereka akan merasakan panasnya api neraka sampai selama-lamanya, tetapi tubuh mereka tidak akan pernah hangus terbakar sedikitpun karena sudah dibangkitkan dengan tubuh kekekalan, melainkan mereka akan seperti ulat-ulat bangkai yang tidak pernah bisa diam karena merasakan panasnya api neraka.

CATATAN.
Jika kita berbicara tentang kekekalan, seperti kekekalan didalam surga dan kekekalan didalam neraka, maka semuanya itu pastilah kekal. Artinya tidak ada lagi yang berubah seperti halnya didalam neraka, tubuh manusia yang dibangkitkan dengan tubuh kekekalan itu tidak akan pernah lagi terbakar hangus sedikitpun, apalagi terbakar hangus tinggal tulang lalu diciptakan lagi tubuh yang baru dan terbakar hangus lagi secara terus menerus. Karena makna kekal itu adalah utuh, tetap dan abadi selama-lamanya dan tidak pernah berubah-ubah lagi dari wujud aslinya, dan tidak pernah dipindah-pindahkan lagi. Itulah sebabnya disurga nanti tidak ada lagi makanan yang dimakan itu akan berubah menjadi kotoran dan dibuang kedalam jamban, dan bahkan manusia yang dibangkitkan dengan tubuh kekekalan itu tidak akan pernah lagi menuai menjadi tua seperti manusia waktu hidup dibumi. Karena semua manusia akan dibangkitkan dengan tubuh kekekalan atau tubuh kemuliaan.

TUHAN YESUS MENYERTAI KITA SEMUA.

Rich
2022-12-01 10:58:33

TUJUAN ALLAH MENCIPTAKAN MANUSIA & MENGACAU BALAUKAN BAHASA MANUSIA YANG TADINYA SATU BAHASA MENJADI BANYAK BAHASA DIDUNIA INI.

Kejadian 10:1-32 adalah firman Tuhan yang menjelas bahwa umat manusia yang berasal dari keturunan keluarga Nuh setelah kejadian air bah yang telah membinasakan seluruh umat manusia, telah diserakkan Allah keseluruh bumi dengan bahasa mereka masing-masing, seperti yang tertulis didalam:
• Kejadian 10:5 dikatakan: Dari mereka inilah berpencar bangsa-bangsa daerah pesisir. Itulah keturunan Yafet, masing-masing di tanahnya, dengan bahasanya sendiri, menurut kaum dan bangsa mereka.
• Kejadian W1G09Vxh0P0&t=10m20s 10:20 dikatakan: Itulah keturunan Ham menurut kaum mereka, menurut bahasa mereka, menurut tanah mereka, menurut bangsa mereka.
• Kejadian W1G09Vxh0P0&t=10m31s 10:31 dikatakan: Itulah keturunan Sem, menurut kaum mereka, menurut bahasa mereka, menurut tanah mereka, menurut bangsa mereka.
• Kejadian W1G09Vxh0P0&t=10m32s 10:32 dikatakan: Itulah segala kaum anak-anak Nuh menurut keturunan mereka, menurut bangsa mereka. Dan dari mereka itulah berpencar bangsa-bangsa di bumi setelah air bah itu.

Sedangkan Kejadian 11:1-9 adalah firman Tuhan untuk menjelaskan penyebab atau alasan kenapa Allah harus mangacau balaukan bahasa mereka yang tadinya satu bahasa dan satu logatnya itu, dan sekaligus Allah menyerakkan mereka keseluruh bumi. Maka Kejadian 10:1-32 tidak pernah bertolak belakang dengan Kejadian 11:1-9 tersebut. Sama halnya dengan penciptaan manusia didalam Kejadian W1G09Vxh0P0&t=1m26s 1:26 -27 dan Kejadian W1G09Vxh0P0&t=2m15s 2:15 -25, karena didalam Kejadian 1:1-31 adalah firman Tuhan untuk menjelaskan proses penciptaan secara menyeluruh mulai dari penciptaan langit, bumi dan segala isinya. Sedangkan Kejadian 2:1-25 adalah firman Tuhan untuk menjelaskan proses penciptaan manusia secara rinci dan pembuatan Taman Eden sebagai tempatnya manusia pertama itu, yang disebut dengan surganya manusia dibumi.

Maka yang perlu kita harus ketahui adalah kenapa Allah harus mengacau balaukan bahasa mereka yang tadinya satu bahasa dan satu logatnya menjadi banyak bahasa menurut kaum mereka, menurut tanah yang mereka tempati dan menurut bangsa mereka. Sehingga didunia ini banyak kaum yang berbeda, banyak bahasa yang berbeda, banyak bangsa yang berbeda, dan bahkan warna kulitnya ada yang berbeda karena perbedaan iklim sesuai dengan wilayah tempat tinggal mereka masing-masing.
1. Kenapa umat manusia pada saat mereka masih memiliki satu bahasa dan satu logatnya, mau mendirikan sebuah kota dengan menara yang tinggi sampai kelangit.?
》Jawabannya: Karena umat manusia pada zaman itu yaitu semua keturunan yang berasal dari keluarga Nuh yang sudah begitu banyak jumlahnya trauma dengan kejadian air bah yang pernah terjadi, yang membinasakan semua umat manusia, kecuali keluarga Nuh yang hidupnya berkenan dihadapan Allah ( Kejadian 6:1-8 ). Maka semua umat manusia dari keturunan keluarga Nuh tersebut berusaha untuk membangun kota dengan menara yang tingginya sampai kelangit, dengan berharap jika suatu saat terjadi bencana air bah yang sama, maka mereka akan selamat dari bencana itu. Semua itu mereka lakukan karena mereka hanya mengandalkan akal dan pikirannya mereka sendiri, dan mereka tidak pernah sadar bahwa tidak ada satu orangpun didunia ini yang bisa selamat dari murka-Nya Allah, jika Allah itu sudah berkehendak. Mereka juga tidak sadar bahwa Allah menciptakan manusia dibumi ini untuk memenuhi bumi, supaya manusia itu dapat menjaga dan memelihara semua ciptaan-Nya.

2. Kenapa Allah harus mengacau balaukan rencana umat manusia itu yang ingin mendirikan kota dengan menara yang puncaknya sampai kelangit, dan menyerakkan mereka keseluruh bumi dengan bahasa mereka menurut kaum mereka masing-masing.?
》Jawabannya: Karena Allah melihat rencana manusia itu telah menyimpang dari rencana-Nya Allah pada saat penciptaan manusia pertama yaitu Adam dan Hawa ( Kejadian W1G09Vxh0P0&t=1m26s 1:26 -31 ). Begitu juga Allah telah berfirman kepada Nuh didalam Kejadian 9:1 dikatakan: Lalu Allah memberkati Nuh dan anak-anaknya serta berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyaklah serta penuhilah bumi".
Artinya tujuan Allah itu sangatlah jelas dalam hal menciptakan manusia dibumi ini yaitu untuk memenuhi bumi supaya ada yang memelihara dan menjaga semua ciptaan-Nya dibumi. Maka itulah sebabnya Allah mengacau balaukan bahasa mereka yang tadinya satu bahasa dan satu logatnya, menjadi banyak bahasa menurut kaum mereka masing-masing, lalu menyerakkan mereka keseluruh bumi, dan mereka berhenti untuk membangun kota itu ( Babel ).

Makna yang dapat kita ambil dari kejadian tersebut adalah bahwa tidak ada satu orangpun atau sekelompok orangpun didunia ini yang dapat memegahkan dirinya dihadapan Allah, sebab setiap rencana manusia itu belum tentu sesuai dengan rencana Allah, dan semua rencana Allah tidak satu orangpun atau sekelompok orangpun atau semua manusiapun dapat membatalkannya. Sebab Allah itu adalah Allah Yang Maha Kuasa, maka takutlah akan Allah dan taatlah kepada semua firman-Nya, supaya kita berkenan hidup dihadapan dan supaya kita mendapatkan kehidupan yang kekal didalam surga.
Maka perlu kita harus ketahui bahwa rencana umat manusia pada zaman itu, yang ingin membangun kota dengan menara yang puncaknya sampai kelangit adalah suatu bentuk kesombongan yang ditunjukkan oleh manusia kepada Allah, dengan cara memegahkan dirinya dihadapan Allah, seolah-olah manusia itu punya kuasa yang besar dan mampu berlindung dari segala malapetaka tanpa harus mengandalkan Allah yang telah menciptakannya.

• Matius 22:14 dikatakan: "Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."
》Artinya: banyak umat manusia didunia ini yang dipanggil jiwanya untuk percaya kepada Tuhan Yesus yaitu Allah pencipta, tetapi sedikit manusia yang mampu bertahan dapat hidup didalam kebenaran firman Tuhan sampai akhir hidupnya, dan itulah orang-orang yang dipilih Tuhan untuk masuk kedalam surga.
Tetapi kita perlu harus ketahui bahwa Matius 22:14 tersebut adalah sebagai motivasi bagi kita semua orang-orang percaya, supaya kita tetap berusaha untuk tetap hidup didalam kekudusan sampai akhir hidup kita. Sehingga pada saat kita mati nanti, roh kita langsung masuk kedalam surga, tidak seperti roh orang-orang berdosa yang dipenjara / dikumpulkan didalam alam maut yaitu alam kematian / alam kegelapan. Karena semua roh orang-orang kudus yang langsung masuk kedalam surga adalah orang-orang yang akan menikmati kehidupan yang sempurna dibumi setelah akhir zaman tiba, yang disebut dengan masa kerajaan seribu tahun seperti kehidupan di Taman Eden pada waktu Adam dan Hawa diciptakan sebelum jatuh kedalam dosa. Maka orang-orang kudus tersebut tidak lagi dihakimi, karena yang akan dihakimi menurut perbuatannya masing-masing hanyalah orang-orang berdosa yang rohnya berada didalam alam maut setelah dibangkitkan dengan tubuh kekekalannya.

CATATAN.
Banyak jalan menuju Roma artinya banyak perbuatan baik yang dapat kita lakukan untuk menuju surga, tetapi jalan atau pintu untuk masuk kedalam surga itu hanyalah satu yaitu Tuhan Yesus. Itulah sebabnya Tuhan Yesus berkata didalam Yohanes 10:9 dikatakan; Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.
》Artinya Tuhan Yesuslah satu-satu-Nya Allah Juru selamat manusia yang disembah oleh Abraham, Ishak dan Yakub yang membuka pintu surga kepada umat manusia yang mau percaya kepada-Nya ( Matius 8:11 Abraham, Ishak, Yakub dan orang-orang kudus telah berada didalam sorga ).

Maka semua asumsi banyak orang didunia ini yang mengatakan banyak jalan menuju Roma, dengan diartikan sebagai banyak agama menuju surga adalah pemahaman yang salah total. Karena Allah itu esa, maka firman-Nya itu sudah pasti esa, sebab tidak mungkin Allah yang esa menurunkan firman-Nya berbeda-beda kepada umat manusia. Itulah sebabnya Kitab Perjanjian Lama dan Kitab Perjanjian Baru itu adalah Satu Kitab, karena Kitab Perjanjian Lama sebagai pondasi kebenaran firman Tuhan dan Kitab Perjanjian Baru itu sebagai bangunannya yang sempurna, sebab didalam Kitab Perjanjian Baru itulah semua nubuatan firman Tuhan yang ada didalam Kitab Perjanjian Lama itu digenapi. Sehingga orang-orang percaya dapat hidup didalam bangunan yang sempurna itu, atau dapat kita ibaratkan bahwa Kitab Perjanjian Lama itu sebagai akarnya dan Kitab Perjanjian Baru itu ibarat pohonnya yang menghasilkan buah yang baik yaitu orang-orang kudus yang akan masuk kedalam surga. Maka itulah sebabnya Kitab Perjanjian Lama dan Kitab Perjanjian Baru itu adalah Satu Kitab, yang disebut dengan Bible atau Alkitab. Karena semua firman Tuhan yang tertulis didalam Kitab Perjanjian Lama dan Kitab Perjanjian Baru tersebut berasal dari Allah yang Esa.

TUHAN YESUS MENYERTAI KITA SEMUA.🙏

Shubham Kumar Jha
2022-12-01 06:30:32

Women don't need to work outside women job is to take care of household

Tara Ashlin
2022-12-01 00:52:42

Keep your western analyses to your west. There is proof that family structures and their children are all paying the price of two parents working. No one has time for others. The only gain is money. How useful is that when families end up being broken or children feeling neglected.

yoddha
2022-11-28 17:59:02

But in india there is too much discriminatory laws against mens

Что ищут прямо сейчас
на Троицу роллс ройс съемки xiuci вкусные кабачки comeback как приготовить вафельный торт mma analysis samsung s22 распаковка что обозначает программы для стрима на слабых пк Мастершеф 调理 aspiring вай фай À l'abri квадроциклы canciones de perros power rangers dino fury вторжение «чужих»
Похожие видео
25.11.2022
Rishabh Shetty Chats With Chetan Bhagat On Popularity Of Kantara | Anupam Kher | Times Now Summit

Rishabh Shetty Chats With Chetan Bhagat On Popularity Of Kantara | Anupam Kher | Times Now Summit

24.11.2022
People Didn't Choose To Stay Due To Patriotism After Partition: Sai Deepak J | Times Now Summit 2022

People Didn't Choose To Stay Due To Patriotism After Partition: Sai Deepak J | Times Now Summit 2022

25.11.2022
Sanjeev Sanyal, In Conversation With M K Anand Of Times Network | Times Now Summit 2022

Sanjeev Sanyal, In Conversation With M K Anand Of Times Network | Times Now Summit 2022

27.10.2022

"Very Impressed" UAE Minister Lauds EAM Jaishankar, Says 'India, UAE Need Not Choose Sides'

25.11.2022
Tejasvi Surya, MD Saleem, Anand Ranganathan, Sudheendra Kulkarni At Times Now Summit 2022

Tejasvi Surya, MD Saleem, Anand Ranganathan, Sudheendra Kulkarni At Times Now Summit 2022

25.11.2022
Sanjeev Sanyal, Member PMEAC In Conversation With M K Anand Of Times Network | Times Now Summit 2022

Sanjeev Sanyal, Member PMEAC In Conversation With M K Anand Of Times Network | Times Now Summit 2022

25.11.2022
Anupam Kher Explains Why People Are Not Watching Bollywood Movies | Times Now Summit 2022

Anupam Kher Explains Why People Are Not Watching Bollywood Movies | Times Now Summit 2022

25.11.2022
Dr Anand Ranganathan Slams The Communists & The Left | Times Now Summit 2022 | English News

Dr Anand Ranganathan Slams The Communists & The Left | Times Now Summit 2022 | English News

28.11.2022
'When Will India Catch Up With Global Average?' Augusto Lopez Answers Times Network MD, CEO MK Anand

'When Will India Catch Up With Global Average?' Augusto Lopez Answers Times Network MD, CEO MK Anand

24.11.2022
Nehruvian Era Cuts Us Away From Our Past: Says Indian Historian Dr Vikram Sampath | Times Now Summit

Nehruvian Era Cuts Us Away From Our Past: Says Indian Historian Dr Vikram Sampath | Times Now Summit

07.02.2023
Watch! Nora Fatehi Celebrates Her 31st Birthday With Friends, Dances On Yacht In Dubai #shortsfeed

Watch! Nora Fatehi Celebrates Her 31st Birthday With Friends, Dances On Yacht In Dubai #shortsfeed

02.05.2022
Adani Group | Mr Gautam Adani's address at the 2022 Times Network India Economic Conclave

Adani Group | Mr Gautam Adani's address at the 2022 Times Network India Economic Conclave

28.11.2022
India VS Asia: Times Network MD, CEO MK Anand Probes Economist Lopez On Growth Parameters

India VS Asia: Times Network MD, CEO MK Anand Probes Economist Lopez On Growth Parameters

24.11.2022
I Am A Proud Hindu, Wouldn't Have Converted To Another Religion Even If... | Times Now Summit 2022

I Am A Proud Hindu, Wouldn't Have Converted To Another Religion Even If... | Times Now Summit 2022

24.11.2022
Sai Deepak J Speaks On Suppression Of Indic View By Nehru Government | Times Now Summit 2022

Sai Deepak J Speaks On Suppression Of Indic View By Nehru Government | Times Now Summit 2022

25.11.2022
Law & Justice Minister Kiren Rijiju On Shaping Indian Judiciary For India | Times Now Summit 2022

Law & Justice Minister Kiren Rijiju On Shaping Indian Judiciary For India | Times Now Summit 2022

24.11.2022
Salman Khurshid, Dr. Vikram Sampath, Sai Deepak, Pavan K Varma At Times Now Summit 2022

Salman Khurshid, Dr. Vikram Sampath, Sai Deepak, Pavan K Varma At Times Now Summit 2022